Daerah  

Winarni Buka Acara Pelatihan Pelaku Usaha Perikanan Untuk Kader Posyandu

Avatar
KALIANDA – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto membuka acara Pelatihan Pelaku Usaha Perikanan Untuk Kader Posyandu, Kamis (31/3/2022).
Acara yang berlangsung di Balai Desa Babulang Kecamatan Kalianda kegiatan ini, diikuti oleh para kader posyandu dari enam Desa, yaitu Pematang, Kecapi, Babulang, Sukaratu, Negeri Pandan, dan Negeri Pandan.
Kegiatan yang diusung oleh Dinas Perikanan Kabupaten Lampung Selatan ini dilaksanakan dalam rangka Pengentasan Stunting di Kabupaten Lampung Selatan khususnya di Kecamatan Kalianda.
Turut Hadir dalam acara tersebut, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Lampung Selatan Yani Thamrin, Camat Kalianda (Pj Kepala Desa Babulang) Zaidan, Kepala Desa dari enam Desa yang hadir.
Kepala Dinas Perikanan Lampung Selatan Dwi Jatmiko mengatakan kegiatan diadakan di desa yang tergolong Desa Lokus Stunting. Adapun, tujuan dari kegiatan tersebut guna memberikan pelatihan, ilmu dan pengetahuan tentang mengolah dan membantu program pemerintah dalam penuntasan Stunting.
“Kegiatan ini kita laksanakan di Desa – desa yang masuk dalam kategori Desa Lokus Stunting,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan Winarni Nanang Ermanto menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan motivasi dan bentuk perhatian Pemerintah untuk menuntaskan Stunting.
Selaku Duta Swasembada Gizi Lampung Selatan, menurutnya ini membantu dalam mensosialisasikan kepada masyarakat untuk gemar mengkonsumsi ikan yang merupakan salah satu program dari Swasembada Gizi.
Dirinya juga menghimbau wajib membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di seluruh desa yang masuk dalam Desa Lokus Stunting.
“Kalau di kecamatan sudah ada TPPS , minta tolong ya pak camat semua desa Lokus Stunting juga harus segera dibentuk TPPS,” imbuhnya.
Winarni juga mengharapkan kegiatan tersebut bisa berlangsung di seluruh Desa yang ada di Kabupaten Lampung Selatan.
“Pelatihan seperti ini harus dilaksanakan merata di seluruh Desa, ini berdampak baik pada semua keluarga untuk berkreasi dalam mengolah menu ikan,” katanya. (KMF).