Kapolda Lampung Ganjar PTDH 2 Personel Polres Lamsel, Apa Pelanggarannya ?

Avatar
LAMPUNG SELATAN – Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno resmi memberhentikan 2 anggota kepolisian yang betugas di Polres Lampung Selatan (Lamsel).
Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) tertuang dalam SKEP Nomor : Kep/880/XII/2021  berlaku per tanggal 23 Desember 2021 untuk Brigpol Dwi Setiawan dan SKEP Nomor : Kep/174/III/2022 per tanggal 29 Maret 2022 untuk Brigpol Farich Azam Fauzi.
Diketahui, sebelum dipecat kedua anggota Polri tersebut sama-sama bertugas di Ba Samapta Polres Lamsel. Kabarnya, karena tidak disiplin dalam menjalankan tugasnya berakibat kedua anggota korp baju coklat itu diberi sanksi tehas berupa PTDH.
Kapolres Lamsel AKBP Edwin, yang memimpin langsung upacara mengatakan dalam tubuh Polri sangat jelas penerapan aturan dan perundang-undangan, khususnya bagi para anggota di Polres setempat.
“Seperti kita ketahui bersama, bahwa kepada para personil yang berprestasi sudah barang tentu akan mendapatkan penghargaan atau reward dari Kapolda Lampung. Hal itu, digunakan dalam menunjang karirnya sebagai anggota Polri,” sebut Kapolres sembari mewanti-wanti, Jum’at (1/4/2022).
Hal itu juga berlaku sebaliknya, terutama bagi anggota Polri yang berani melabrak aturan dimana sanksi tegas sudah bersiap menanti untuk menindak tanpa pandang bulu.
“Begitu juga dengan para personil yang melanggar peraturan sebagai anggota Polri. Resiko yang paling berat yakni diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH, red.) sebagai anggota Polri, contohnya yakni saudara Dwi setiawan dan Farich Azam Fauzi,” ucap AKBP Edwin dengan nada tegas.
Upacara yang dilaksanakan di halaman Mapolres Lamsel itu juga menggelar pemberian penghargaan kepada personel Polres setempat yang dinilai berprestasi dalam menjalankan tugas.
Diantaranya, Kapolsek Tanjung Bintang Kompol Faria Arista, Kasat Reskrim Polres Lamsel AKP Hendra Saputra, Kasat Intelkam Iptu Joko Purnomo, Kanit Reskrim KSKP Bakauheni Ipda Alfiandi Hartono, Kanit II Sat Narkoba Polres Lamsel Ipda M. Imam Farid, Kanit Reskrim Polsek Penengahan Ipda Suyitno.
Juga, kepada Panit II Unit Reskrim Polsek Tanjung Bintang Aiptu Supardal, Ba Sat Narkoba Polres Lamsel Aipda Abdillah Halim Harahap, Aipda Nofirman, Aipda Hermawan Utoyo, Aipda Parlindungan, Bripka Dedi Saputra, Bripka Deni, Bripka Sandi Negara, Bripka Marzulian, Bripka Bobby Haris, Ba Polsek Penengahan Aipda Susanto dan terakhir kepada PS Kanit Patroli Sat Polair Aiptu Rahmadi.
Diluar penghargaan itu, ada 2 orang personel Polres Lamsel yang mendapatkan kenaikan pangkat atas nama AKP Sahmin yang mana sebelumnya berpangkat Iptu. Sama halnya kenaikan pangkat kepada Ipda Gunawan yang semula berpangkat Aiptu.
Patut berbangga, karena
selain personel Polres Lamsel ada 4 masyarakat yang turut diganjar penghargaan dari Polda Lampung atas dedikasinya dalam membantu petugas kepolisian yakni Polsek Natar mengungkap penyalahgunaan Narkoba jenis sabu seberat 18 kilogram.
Mereka adalah Purna Irawan, M. sholeh, Sudarto dan Sunarno. Keempatnya merupakan warga Kecamatan Natar.
“Karena kita semua dalam berorganisasi khususnya ditubuh Polri menerapkan azas kepastian hukum reward and punishment, itu jelas. Oleh karena itu, saya berharap sebagai anggota Polri mari kita junjung tinggi azas hukum dan berperilaku baik. Karena ketika berperilaku baik ada contohnya dan ketika kita berperilaku buruk juga ada contohnya. Selanjutnya, mari kita bangun Polres Lampung Selatan bersama-sama agar lebih baik lagi,” himbau Kapolres Lamsel di penghujung acara. (Hms/red)