JPKP Menduga Ada Pungli di SMKN 1 Tanjung Sari

Avatar

Lampung – Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP), Provinsi Lampung Juliansyah Lubis mengutuk keras terkait penahanan Ijazah Siswa SMKN 1 Tanjung Sari Lampung Selatan (Lamsel) dengan dalih tunggakan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP).

Terkait Penahanan ijazah JPKP diminta oleh wali murid untuk pendampingan pengambilan ijazah, bukan untuk melaporkan ke Aparat penegak hukum. Namun dalam pendampingan tersebut pihaknya (JPKP-Red) menduga ada pungli di sekolahan tersebut, Kata Juliansyah kepada Pewarta, Kamis (27/10/22).

“Saya sebagai Ketua DPW JPKP Lampung berinisiatif untuk bersurat kepada Kadis Pendidikan provinsi Lampung, perihal dugaan pungli tersebut. Adapun surat tersebut katanya, akan saya buat tembusan ke Ketum JPKP, Gubernur, Kajari, serta ke Kapolda Lampung,”

Ia pun menghimbau jika ada dugaan pungli disekolah dengan alat bukti yang lengkap laporkan ke pihak APH.” Pungkasnya.

Dugaan penahanan Ijazah yang terjadi di SMKN 1 Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan, diketahui berawal dari laporan salah satu wali murid kepada Divisi Pendidikan DPW Provinsi Lampung, terkait Ijazah yang di tahan pihak sekolah disebabkan menunggak iuran SPP.

(Red)