Dibuat Tidak Tidur, Warga Kecamatan Rajabasa Minta Bupati Lamsel Tinjau Terdampak Banjir

Penulis : Dendi Hidayat

INFOBERITA.ID
Desa Canti dan Desa Banding digenangi air, foto : Dendi Hidayat/infoberita.id

INFOBERITA.ID, LAMPUNG SELATAN – Warga masyarakat Desa Canti dan Desa Banding, khususnya Kecamatan Rajabasa Lampung Selatan (Lamsel) di buat “tidak bisa tidur” akibat dilanda genangan air yang memasuki pemukiman warga. Sabtu (25/11/2023).

Berawal dari curah hujan yang begitu deras mengguyur di kecamatan rajabasa selama 2 jam sehingga menimbulkan genangan yang begitu dirasakan dampaknya oleh warga masyarakat Desa setempat.

Dilain sisi, curahan hujan yang menggenangi pemukiman warga hingga di beberapa titik jalan provinsi tersebut di akibatnya tersumbatnya saluran irigasi tambak-tambak Heatcry dan yang paling mirisnya di akibatkan proyek negara yang di kerjakan oleh PT. MINA FAJAR ABADI (MFA).

Dari pantauan media Infoberita.id dalam peristiwa tersebut warga masyarakat di kecamatan rajabasa berharap kepada orang nomor satu di Lampung Selatan dalam hal ini Bupati Nanang Ermanto, agar bisa melakukan peninjauan langsung guna melihat di beberapa titik Desa yang dilanda banjir.

Syahrudin, warga Desa Rajabasa menjelaskan sebelumnya tidak pernah terjadi luapan air sedalam ini meski curah hujan yang begitu lama, dan dirinya juga mengatakan baru tahun ini terjadi luapan air hingga meluap ke pemukiman warga di akibatkan sumbatan dari Tambak-Tambak Heatcry, dan makin parahnya lagi diakibatkan Mangkraknya Proyek negera yang di kerjkan oleh PT Mina Fajar Abadi (PT MFA).

“Hujan hampir tiga jam, tapi baru ini luapan air masuk ke rumah rumah warga akibat tidak ada aliran pembuangan yang lancar, ya itu gara-gara proyek yang gak berjalan, jadi imbasnya ke warga” Cetusnya.

Selain itu juga dirinya berharap kepada Bupati Lampung Selatan Nanang Ermnto, untuk meninjau langsung warga-warga yang terdampak musibah kebanjiran.

“Selain itu juga saya berharap kepada Bupati, agar bisa turun langsung menangani hal ini, karena luar biasa air hujan ini sampai masuk kerumah warga, dan bupati juga untuk menegaskan pihak Proyek agar ada kejelasannya” Tutupnya.