banner 325x300
BeritaDaerahKesehatanPendidikanSekilas Info

Viral di Media Sosial, Kepala Dapur SPPG Sidomulyo Bungkam: Dugaan Kuat Ahli Gizi Hanya Klaim 

INFOBERITA.ID
177
×

Viral di Media Sosial, Kepala Dapur SPPG Sidomulyo Bungkam: Dugaan Kuat Ahli Gizi Hanya Klaim 

Share this article

LAMPUNG SELATAN, INFOBERITA – Gelombang kritik publik terhadap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sidomulyo kian menguat. Setelah pemberitaan sebelumnya viral di media sosial, satu pertanyaan krusial terus menggantung tanpa jawaban: benarkah terdapat tenaga ahli gizi yang terlibat aktif di dapur SPPG Sidomulyo?, Rabu (31/12/2025).

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dapur SPPG Sidomulyo, Ananda Lifiyan Kuswanto, tetap memilih bungkam dan tidak pernah menunjukkan satu pun dokumen resmi yang membuktikan keberadaan maupun keterlibatan tenaga ahli gizi sebagaimana diwajibkan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pernyataan sepihak yang sempat disampaikan melalui media lain, bahwa dapurnya memiliki ahli gizi, kini kehilangan kredibilitas, lantaran tidak disertai bukti administratif apa pun. Tidak ada nama jelas, tidak ada nomor STR, tidak ada surat penugasan, dan tidak ada dokumen kerja sama yang bisa diverifikasi publik.

Situasi ini memunculkan dugaan serius bahwa klaim keberadaan ahli gizi hanya sebatas narasi defensif, bukan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan secara profesional maupun hukum.

Seorang wali murid, Ibu Rina (nama disamarkan), menyampaikan kekhawatiran yang mencerminkan keresahan banyak orang tua.

“Kalau memang ada ahli gizi, kenapa tidak pernah ditunjukkan buktinya? Anak-anak kami makan setiap hari dari dapur ini. Diamnya kepala dapur justru membuat kami curiga bahwa ahli gizi itu sebenarnya tidak ada.”ujarnya, Senin (30/12/2025).

Pedoman Teknis Program MBG dari Badan Gizi Nasional (BGN) secara tegas mewajibkan setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memiliki tenaga ahli gizi yang aktif dan bertanggung jawab, mulai dari perencanaan menu, perhitungan Angka Kecukupan Gizi (AKG), hingga pengawasan keamanan pangan.

Artinya, tanpa keterlibatan ahli gizi, operasional dapur SPPG berpotensi melanggar pedoman resmi negara dan membahayakan kualitas gizi serta keselamatan konsumsi siswa.

Sikap bungkam Kepala Dapur SPPG Sidomulyo justru memperkuat dugaan publik bahwa ahli gizi tidak benar-benar terlibat, atau ahli gizi sama sekali tidak ada dalam struktur dapur, atau Pengelolaan dapur dijalankan tanpa pengawasan profesional gizi, bertentangan dengan aturan MBG.

Diam bukan jawaban, terlebih dalam program strategis yang menyangkut hak dasar anak-anak atas makanan bergizi dan aman.

Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sidomulyo

INFOBERITA akan melanjutkan konfirmasi resmi kepada:

-Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan

-Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan

-Badan Gizi Nasional (BGN)

-Yayasan atau pihak yang menaungi dapur SPPG Sidomulyo

Catatan Redaksi, Publik tidak membutuhkan klaim tapi bukti.

 

 

(Dicky​)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *