LAMPUNG SELATAN, INFOBERITA— GM (Gajah Mungkur) Team merupakan komunitas pecinta burung kicau asal Kabupaten Lampung Selatan yang telah berdiri selama kurang lebih 10 tahun. Komunitas ini dikenal fokus pada burung murai batu serta menjunjung tinggi nilai kekompakan, solidaritas, dan etika dalam dunia kicau mania.
GM Team didirikan dan di ketuai oleh Rahmat, berawal dari perkumpulan para penghobi burung kicau di wilayah Kalianda. Seiring waktu, perkumpulan tersebut berkembang menjadi sebuah tim yang solid dan aktif mengikuti berbagai ajang perlombaan burung kicau di sejumlah gantangan, baik lokal maupun regional.
Saat ini, GM Team memiliki 6 anggota aktif dengan latar belakang yang beragam, namun disatukan oleh hobi dan kecintaan terhadap burung murai batu. Adapun anggota GM Team terdiri dari Rahmat, Dayat, Oji, Arya, Anggi, Dan alis.
Salah satu anggota GM Team, Arya Setiawan S.H, dikenal sebagai advokat muda berprestasi asal Kalianda yang turut aktif dalam berbagai kegiatan tim dan memperkuat citra positif komunitas di tengah masyarakat.
Dalam perjalanannya, GM Team telah menorehkan berbagai prestasi dengan mengoleksi piagam serta piala dari sejumlah event lomba burung kicau. Fokus utama tim ini adalah pembinaan, perawatan, serta peningkatan kualitas burung murai batu yang menjadi ciri khas GM Team.
Kualitas burung yang dimiliki anggota GM Team juga terbilang mumpuni. Salah satu burung murai batu yang pernah dimilik anggota GM Team bernama “Boas” bahkan pernah memiliki nilai jual tertinggi hingga mencapai Rp.80 juta, dan menjadi salah satu kebanggaan tim.

Selain prestasi, GM Team juga dikenal sebagai komunitas yang menjaga kebersamaan dan etika. Solidaritas antar anggota terus dipelihara melalui kegiatan kumpul rutin, baik mingguan maupun bulanan, sebagai sarana silaturahmi, berbagi pengalaman, serta mempererat kekompakan tim.
Ke depan, GM Team berencana membuka gantangan di kawasan Pantai Titian Mutiara, Desa Betung, Kecamatan Rajabasa. Gantangan ini disiapkan sebagai wadah resmi bagi para kicau mania di Lampung Selatan, guna mendukung pembinaan burung kicau, penyelenggaraan event yang profesional dan beretika, sekaligus mendorong pertumbuhan dunia kicau mania serta potensi lokal setempat.
(Dicky)












