LAMPUNG SELATAN, INFOBERITA – Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat terus mewarnai pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Bandar Dalam, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan. Jembatan gantung yang melintasi Sungai Way Galih tersebut menjadi harapan baru bagi warga dalam meningkatkan akses dan mobilitas antar wilayah.
Jembatan sepanjang 35 meter dengan lebar 1,2 meter itu akan menghubungkan Dusun Sukajadi dengan Dusun Bandar Dalam Bawah. Keberadaannya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi 105 kepala keluarga atau sekitar 310 jiwa.
Pada Senin (15/6/2026), pekerjaan yang dilaksanakan meliputi pembersihan area sekitar jembatan, penyiapan sarana dan prasarana, penggalian pondasi, pembuatan pondasi hingga pemasangan sloof. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 16,83 persen.
Pengerjaan dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan tiga personel Babinsa Koramil 421-07/Sidomulyo,Kodim 0421/Lamsel, dua tenaga teknisi serta sembilan warga masyarakat. Selama pelaksanaan kegiatan, kondisi cuaca cerah dan situasi di lokasi terpantau aman serta kondusif.

Kepala Desa Bandar Dalam, Suyadi, S.Pd., mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan harapan masyarakat yang telah lama dinantikan.
“Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat. Kami berharap pembangunannya berjalan lancar sehingga dapat segera dimanfaatkan warga untuk menunjang aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Babinsa Desa Bandar Dalam, Peltu Andiman, menyampaikan bahwa kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mendukung kelancaran pembangunan.
“Semangat gotong royong yang terjalin selama ini menjadi modal penting agar pembangunan berjalan lancar dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Danramil 421-07/Sidomulyo, Kapten Inf Edi Alpian, menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan tersebut merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Melalui sinergi dan kebersamaan dengan masyarakat, kami berharap pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat selesai sesuai harapan dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan warga,” pungkasnya.
Lebih dari sekadar sarana penghubung, Jembatan Perintis Garuda di Desa Bandar Dalam diharapkan menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian dalam mewujudkan kemudahan akses bagi masyarakat. Kehadirannya kelak diharapkan mampu membuka peluang ekonomi serta mempererat hubungan antarwarga di kedua dusun.
Heriindarto












