LAMPUNG SELATAN, INFOBERITA – Komitmen TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat terus diwujudkan melalui pendampingan pembangunan Jembatan Perintis Garuda di atas Sungai Way Galih, Desa Bandar Dalam, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan. Di balik progres pembangunan yang kini telah mencapai 27,50 persen, terdapat peran aktif Babinsa Koramil 421-07/Sidomulyo yang tak pernah absen mendampingi warga, Kamis (18/6/2026)
Babinsa Desa Bandar Dalam, Peltu Andiman, bersama personel Koramil 421-07/Sidomulyo setiap hari turun langsung ke lapangan, bahu-membahu dengan masyarakat mulai dari pembersihan area sekitar jembatan, penggalian dan pembuatan pondasi, pemasangan sloof, persiapan fabrikasi hingga proses pengelasan tiang.
Jembatan gantung dengan panjang 35 meter dan lebar 1,2 meter tersebut nantinya akan menjadi akses penghubung antara Dusun Sukajadi dengan Dusun Bandar Dalam Bawah. Kehadirannya sangat dinantikan karena akan memberikan manfaat bagi 105 kepala keluarga atau sekitar 310 jiwa.

Danramil 421-07/Sidomulyo, Kapten Inf Edi Alpian, mengatakan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan bagian dari pengabdian TNI untuk membantu mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga.
“Melalui semangat gotong royong, kami ingin memastikan pembangunan ini berjalan dengan baik sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat. TNI akan selalu hadir bersama rakyat dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat,” ujar Kapten Inf Edi Alpian.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kualitas pekerjaan, tetapi juga oleh kuatnya kebersamaan antara TNI dan masyarakat yang selama ini terus terjalin dengan baik.
Tokoh masyarakat Desa Bandar Dalam, Rahim, mengaku bersyukur atas perhatian dan pendampingan yang diberikan Koramil 421-07/Sidomulyo selama proses pembangunan berlangsung.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian TNI, khususnya Koramil 421-07/Sidomulyo dan Babinsa Peltu Andiman yang selalu hadir bersama masyarakat. Kehadiran mereka membuat warga semakin bersemangat untuk bergotong royong menyelesaikan pembangunan jembatan ini,” ungkap Rahim.
Dengan melibatkan tiga personel Babinsa, dua tenaga teknisi dan 15 warga setempat, pembangunan berlangsung dalam situasi aman serta didukung cuaca cerah sepanjang hari.
Kehadiran Babinsa yang ikut bekerja bersama warga dari tahap pondasi hingga pengelasan tiang menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Tidak sekadar mendampingi, namun turut menjadi penggerak semangat gotong royong demi terwujudnya akses penghubung yang akan membuka harapan baru bagi masyarakat Desa Bandar Dalam.
Jembatan Perintis Garuda di Sungai Way Galih diharapkan dapat segera rampung sehingga aktivitas masyarakat menjadi lebih mudah, perekonomian semakin berkembang, dan hubungan antarwilayah semakin erat.
Heriindarto












