banner 325x300
BeritaDaerahUtama

Material Proyek Tanggul Berasal dari Galian, Legalitas Sumber Material Harus Terang

INFOBERITA.ID
25
×

Material Proyek Tanggul Berasal dari Galian, Legalitas Sumber Material Harus Terang

Share this article

LAMPUNG SELATAN, INFOBERITA – Aktivitas penggalian dan pengangkutan material tanah di Kecamatan Candipuro disebut digunakan untuk kebutuhan proyek Rehabilitasi Tanggul Sungai Way Ketibung–Way Sulan. Asal material dan legalitas sumber galian tidak cukup hanya disebutkan, tetapi perlu dibuktikan melalui dokumen resmi. Rabu (19/08/2026)

Aktivitas tersebut mencakup pemuatan tanah, pengangkutan material, serta penggunaan material untuk kebutuhan pekerjaan proyek.

Dari hasil pemantauan sebelumnya, awak media menemukan aktivitas pemuatan tanah menggunakan excavator ke sejumlah truk. Material tersebut kemudian diangkut menuju lokasi proyek tanggul.

Lokasi galian Pertama

Pada salah satu lokasi, seorang pekerja menyebut galian tersebut diduga berkaitan dengan Kepala Desa Sinar Pasemah berinisial HM. Keterangan itu juga diperkuat dengan temuan surat pengantar barang/nota yang mencantumkan nama pengirim berinisial HM. Informasi tersebut masih memerlukan klarifikasi dan verifikasi lebih lanjut.

Di lokasi lainnya, pekerja berinisial RN (diduga sebagai pengawas) menyebut material tanah dijual dengan harga Rp170.000 per mobil berkapasitas sekitar 6 kubik. Keterangan tersebut menjadi bagian penting dalam penelusuran mengenai aktivitas pengambilan, transaksi, dan distribusi material ke lokasi proyek.

Apabila kegiatan pengambilan dan penjualan material tersebut merupakan kegiatan usaha pertambangan, legalitas lokasi, pihak pemegang izin, jenis material yang diambil, serta kesesuaian kegiatan dengan dokumen perizinan harus dapat dibuktikan secara administratif dan melalui pemeriksaan instansi berwenang. Status izin menjadi hal mendasar yang tidak dapat dilepaskan dari aktivitas pengambilan dan penjualan material.

Lokasi galian kedua

Selain itu, penggunaan material untuk pekerjaan proyek pemerintah juga perlu memiliki kejelasan mengenai sumber material dan dokumen pendukungnya. Hal tersebut penting agar material yang digunakan dalam proyek dapat ditelusuri asal-usulnya.

Pihak pelaksana proyek dan instansi terkait perlu memastikan dokumen sumber material tersedia dan dapat ditelusuri, termasuk dokumen pengadaan maupun dokumen pendukung dari lokasi galian. Dengan demikian, material yang masuk ke proyek tidak berhenti pada keterangan lisan, tetapi memiliki dasar administrasi yang jelas.

Awak media telah berupaya meminta konfirmasi kepada RN terkait keterangan mengenai harga dan aktivitas penjualan material tanah di lokasi tersebut. Senin (17/08/2026)

Konfirmasi juga telah diupayakan kepada HM terkait informasi mengenai keterkaitan dirinya dengan lokasi galian serta dokumen pengantar barang/nota yang mencantumkan inisial HM sebagai pengirim. Senin (17/08/2026)

Dokumen/Surat pengantar barang yang tercantum nama pengirim yang diduga kades sinar pasemah berinisial HM di dapatkan di lokasi galian pertama

Namun, hingga berita ini diterbitkan, RN maupun HM belum memberikan tanggapan atau klarifikasi atas informasi tersebut.

Redaksi masih melakukan penelusuran terhadap status perizinan lokasi dan pihak yang bertanggung jawab atas kegiatan penggalian. Setiap informasi mengenai keterlibatan pihak tertentu akan disandingkan dengan dokumen dan klarifikasi dari pihak terkait.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi HM, RN, pengelola lokasi galian, pelaksana proyek, maupun pihak berwenang untuk memberikan penjelasan atas temuan tersebut.

Dicky

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *