banner 325x300
BeritaDaerah

Cegah Karhutla, Babinsa Koramil 421-06/Natar Sisir 4.984 Hektare Kebun Sawit PTPN IV Regional VII Rejosari

INFOBERITA.ID
7
×

Cegah Karhutla, Babinsa Koramil 421-06/Natar Sisir 4.984 Hektare Kebun Sawit PTPN IV Regional VII Rejosari

Share this article

LAMPUNG SELATAN, INFOBERITA — Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak menunggu api muncul. Karena itu, jajaran Koramil 421-06/Natar, Kodim 0421/Lampung Selatan, memilih bergerak lebih awal dengan menyisir langsung kawasan perkebunan yang dinilai memiliki potensi kerawanan kebakaran

Dipimpin Peltu Ferry Suhendra, enam personel Babinsa Koramil 421-06/Natar melaksanakan patroli pencegahan Karhutla di areal PTPN IV Regional VII Kebun Rejosari, Desa Rejosari, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Sabtu (5/9/2026).

Menggunakan sepeda motor, personel menyusuri jalur-jalur perkebunan mulai dari Afdeling I hingga Afdeling V. Patroli diarahkan ke sejumlah kawasan yang berpotensi menjadi titik rawan, termasuk areal tanaman sawit yang sudah tidak produktif dan ditumbuhi semak belukar.

Kewaspadaan juga diperkuat di sekitar permukiman warga yang lokasinya tidak jauh dari perkebunan. Bagi Babinsa, keberadaan rumah warga di sekitar areal perkebunan menjadi salah satu titik penting untuk membangun kesadaran bersama agar aktivitas masyarakat tidak menjadi pemicu kebakaran.

PTPN IV Regional VII Kebun Rejosari memiliki total areal sekitar 4.984 hektare yang terbagi dalam lima afdeling. Afdeling I, II, III dan V berada di Kecamatan Natar, Lampung Selatan, sedangkan Afdeling IV berada di Desa Halangan Ratu, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran.

Di sela patroli, Babinsa juga menyampaikan imbauan langsung kepada warga yang tinggal di sekitar perkebunan. Masyarakat diminta tidak membakar sampah sembarangan maupun membuka atau menggarap lahan dengan cara dibakar.

Peltu Ferry Suhendra mengatakan, patroli tersebut merupakan langkah preventif untuk memastikan wilayah perkebunan tetap dalam kondisi aman sekaligus mendeteksi sejak dini potensi yang dapat memicu kebakaran.

“Kami tidak ingin menunggu sampai terjadi kebakaran. Karena itu, wilayah kami sisir langsung, terutama lokasi yang terdapat semak belukar, tanaman yang sudah tidak produktif dan kawasan yang berdekatan dengan permukiman warga,” ujar Ferry.

Menurutnya, pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan semua pihak. Babinsa tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga mengedepankan komunikasi dengan masyarakat agar pencegahan dilakukan bersama-sama

“Kami mengingatkan warga agar tidak membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara dibakar. Api kecil bisa menjadi masalah besar apabila tidak terkendali. Kami mengajak masyarakat ikut menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila melihat adanya potensi kebakaran,” katanya.

Sementara itu, Danramil 421-06/Natar Kapten Inf Rudi Teguh Prasetyo menegaskan bahwa jajaran Koramil akan terus mengoptimalkan peran Babinsa dalam upaya pencegahan Karhutla di wilayah binaan.

“Babinsa merupakan ujung tombak satuan di wilayah. Mereka harus aktif melihat kondisi lapangan, membangun komunikasi dengan masyarakat dan melakukan langkah pencegahan sebelum terjadi kebakaran,” tegas Kapten Inf Rudi Teguh Prasetyo

Ia menambahkan, luasnya areal perkebunan membutuhkan kewaspadaan dan koordinasi yang berkelanjutan. Karena itu, Koramil Natar akan terus mendorong patroli serta pemantauan bersama dengan pihak terkait dan masyarakat.

“Pencegahan Karhutla bukan hanya tugas satu pihak. TNI, pihak perkebunan dan masyarakat harus saling mendukung. Kehadiran Babinsa di lapangan diharapkan mampu memperkuat kewaspadaan sekaligus membangun kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran,” pungkasnya.

Patroli tersebut menjadi bentuk nyata kehadiran Koramil 421-06/Natar dan para Babinsa di tengah masyarakat, bukan hanya untuk memantau wilayah, tetapi juga memastikan upaya pencegahan Karhutla dilakukan sejak dini melalui patroli, komunikasi dan edukasi langsung kepada warga.

Heriindarto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *