LAMPUNG SELATAN, INFOBERITA – Semangat gotong royong terus tumbuh dalam pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang melintasi Sungai Way Tuba di Desa Purwosari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Di tengah proses pembangunan tersebut, Babinsa Koramil 421-06/Natar Kodim 0421/Lamsel, Sertu Ahmad Anuar, hadir bersama masyarakat untuk memastikan pekerjaan berjalan dengan lancar sekaligus membangkitkan semangat kebersamaan warga.
Jembatan sepanjang 18 meter dengan lebar 2 meter itu nantinya akan menjadi akses penghubung antara Desa Purwosari dan Desa Rulung Mulya. Keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat bagi 934 kepala keluarga atau sekitar 7.949 jiwa yang selama ini membutuhkan sarana penghubung yang lebih aman dan memadai.

Memasuki Selasa (23/6/2026), sejumlah pekerjaan terus dilakukan, mulai dari pembuatan boplang jembatan, pemasangan batu pondasi, pemotongan dan perakitan besi, pemasangan cakar ayam hingga pembuatan lubang kros. Seluruh tahapan pekerjaan berlangsung dengan kondisi cuaca cerah dan situasi yang aman serta kondusif.
Dalam pelaksanaannya, Sertu Ahmad Anuar bersama personel Babinsa lainnya aktif mendampingi masyarakat, teknisi serta para pekerja inti yang terlibat dalam pembangunan. Kehadiran Babinsa di lapangan tidak hanya sebagai aparat kewilayahan, tetapi juga menjadi penggerak semangat gotong royong yang selama ini menjadi kekuatan utama dalam pembangunan di pedesaan.
Kepala Desa Purwosari, Maryoto, mengatakan pembangunan Jembatan Garuda menjadi harapan besar masyarakat karena akan mempermudah akses warga antara Desa Purwosari dan Desa Rulung Mulya. Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, TNI dan masyarakat menjadi modal penting agar pembangunan dapat berjalan sesuai harapan.

“Selama proses pembangunan berlangsung, Babinsa Sertu Ahmad Anuar selalu hadir mendampingi masyarakat. Kehadiran beliau memberikan motivasi dan semakin memperkuat semangat kebersamaan warga dalam mewujudkan pembangunan yang manfaatnya akan dirasakan bersama,” ujar Maryoto.
Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Purwosari, Marhadan, menilai pembangunan Jembatan Garuda merupakan wujud nyata kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. Ia mengapresiasi keterlibatan Babinsa yang selalu berada di tengah masyarakat dan ikut mendorong tumbuhnya semangat gotong royong.
“Harapan kami, pembangunan jembatan ini dapat segera selesai sehingga aktivitas masyarakat kedua desa menjadi lebih mudah, aman dan lancar. Semoga keberadaan Jembatan Garuda nantinya juga mampu mendukung peningkatan perekonomian dan kesejahteraan warga,” ungkap Marhadan.
Masyarakat Desa Purwosari dan Desa Rulung Mulya berharap pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat selesai tepat waktu sehingga dapat dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari, mulai dari sektor pertanian, pendidikan hingga perekonomian masyarakat. Semangat kebersamaan yang terjalin selama proses pembangunan pun diharapkan terus terjaga sebagai modal utama dalam membangun desa yang lebih maju dan sejahtera.
Heriindarto












