Lampung Selatan, INFOBERITA – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Purwosari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, terus menunjukkan progres menggembirakan. Hingga Senin (27/7/2026), pembangunan jembatan yang menjadi penghubung Desa Purwosari dan Desa Rulung Mulya itu telah mencapai 85 persen, melampaui target yang direncanakan sebesar 80 persen.
Di balik capaian tersebut, ada peran aktif Babinsa Koramil 421-06/Natar Kodim 0421/Lampung Selatan, Sertu Ahmad Anuar, yang secara rutin mendampingi, memantau, dan berkoordinasi dengan tenaga teknis maupun masyarakat. Kehadiran Babinsa menjadi bagian dari upaya TNI AD untuk memastikan pembangunan berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Jembatan beton sepanjang 18 meter dengan lebar 2 meter ini nantinya akan menjadi akses penting bagi sekitar 934 kepala keluarga atau 7.948 jiwa. Selain mempersingkat waktu tempuh, jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar aktivitas pertanian, pendidikan, perdagangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kedua desa.
Saat ini, pekerjaan difokuskan pada proses pengerasan beton, persiapan pemasangan H-Beam dan WF 300, pembangunan tiang penyangga, hingga tahapan pengecoran badan jembatan. Dengan cuaca yang mendukung dan semangat gotong royong masyarakat, pembangunan diharapkan dapat selesai sesuai jadwal.

Babinsa Koramil 421-06/Natar, Sertu Ahmad Anuar, mengatakan pembangunan jembatan bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga membuka harapan baru bagi masyarakat yang selama ini membutuhkan akses yang lebih baik. Karena itu, dirinya terus hadir mendampingi setiap tahapan pekerjaan agar berjalan aman, tertib, dan sesuai rencana.
“Kami akan terus mengawal pembangunan ini hingga selesai. Semoga Jembatan Perintis Garuda dapat segera dimanfaatkan masyarakat dan menjadi sarana yang mampu meningkatkan kesejahteraan, memperlancar aktivitas warga, serta memperkuat hubungan antarwilayah,” ujarnya.
Danramil 421-06/Natar, Kapten Inf Rudi Teguh Prasetyo, menegaskan bahwa pendampingan Babinsa merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan TNI menjadi kunci agar setiap program pembangunan dapat berjalan optimal.
“Kami berharap pembangunan jembatan ini selesai tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Kehadiran Babinsa di lapangan adalah bentuk komitmen TNI untuk selalu hadir bersama rakyat dan mendukung pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Purwadi warga Desa Purwosari menyambut baik perkembangan pembangunan yang kini telah memasuki tahap akhir. Mereka menilai keberadaan Babinsa yang aktif mendampingi pekerjaan turut memberikan semangat serta rasa aman bagi masyarakat yang ikut bergotong royong.
“Kami bersyukur pembangunan berjalan lancar dan progresnya sudah sangat baik. Harapan kami jembatan ini segera selesai agar aktivitas masyarakat menjadi lebih mudah, perekonomian semakin berkembang, dan hubungan antar desa semakin erat,” ungkapnya
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, TNI, tenaga teknis, dan masyarakat mampu menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya. Kehadiran Babinsa yang terus mengawal setiap proses menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun desa dan menumbuhkan harapan baru bagi ribuan warga.
Heriindarto












