LAMPUNG SELATAN, INFOBERITA – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus mendukung penguatan ketahanan pangan nasional. Untuk memastikan program tersebut berjalan sesuai tujuan, pemerintah terus mendorong pengelolaan koperasi yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Komitmen tersebut terlihat dalam kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, di KDKMP Desa Bumisari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (15/10/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri, Danrem 043/Gatam, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki,S.E ,M.Han, Dandim 0421/Lampung Selatan Letkol Kav Mochammad Nuril Ambiyah, S.H., M.I.P., bersama Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama dan sejumlah pejabat terkait.
Kehadiran Dandim 0421/Lamsel menjadi bagian dari dukungan TNI terhadap program strategis pemerintah dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat dan kemandirian ekonomi desa. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, pengelola koperasi, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendorong KDKMP berkembang sebagai lembaga ekonomi yang produktif dan berkelanjutan.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan memantau operasionalisasi KDKMP dengan meninjau gudang penyimpanan, melihat aktivitas gerai, serta menyaksikan transaksi di koperasi. Kegiatan dilanjutkan dengan dialog mengenai pelaksanaan operasional koperasi dan penyerahan simbolis beras premium kemasan 10 kilogram dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI kepada lima orang perwakilan.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menekankan pentingnya pengelolaan KDKMP secara profesional dan pengawasan yang baik. Sebagai koperasi milik masyarakat desa, KDKMP diharapkan tidak hanya menjadi tempat pemenuhan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga mampu menggerakkan perputaran ekonomi di tingkat lokal.
Peran koperasi juga diharapkan semakin luas dalam mendukung sektor pertanian. Selain membantu membuka akses permodalan serta menyediakan kebutuhan pokok dan sarana produksi pertanian secara bertahap, KDKMP diharapkan dapat menjadi offtaker atau penyerap hasil panen petani. Dengan demikian, koperasi berpotensi memperluas akses pemasaran hasil pertanian sekaligus membantu petani memperoleh harga jual yang lebih layak.

Dandim 0421/Lamsel Letkol Kav Mochammad Nuril Ambiyah, S.H., M.I.P., menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam mendukung keberhasilan program tersebut. KDKMP diharapkan mampu menjadi wadah pemberdayaan masyarakat, memperkuat kemandirian ekonomi desa, membantu kebutuhan petani, serta membuka peluang usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“KDKMP diharapkan tidak hanya menjadi pusat kegiatan ekonomi desa, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat kemandirian masyarakat, membantu kebutuhan petani, serta membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk berkembang. Karena itu, sinergi antara pemerintah, TNI, pengelola koperasi, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar koperasi dapat dikelola secara profesional, transparan, dan benar-benar memberikan manfaat bagi warga,” tegasnya.
Penguatan KDKMP juga menjadi peluang untuk memperluas akses ekonomi masyarakat desa. Melalui pengelolaan yang baik, koperasi diharapkan dapat membantu petani memenuhi kebutuhan produksi dan memasarkan hasil panen. Di sisi lain, keberadaan koperasi dapat membuka kesempatan bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha dan memperluas jangkauan pasar.

Keberhasilan KDKMP tidak cukup diukur dari keberadaan bangunan maupun kelengkapan gerai. Kualitas pengelolaan, transparansi, kompetensi pengurus, keberlanjutan usaha, dan kepercayaan masyarakat menjadi faktor penting dalam menentukan kemajuan koperasi.
Karena itu, keterlibatan aktif masyarakat perlu terus diperkuat agar tumbuh rasa memiliki terhadap koperasi. Dengan pengelolaan yang bertanggung jawab, pengawasan yang baik, dan orientasi pada kebutuhan warga, KDKMP diharapkan berkembang menjadi lembaga ekonomi desa yang sehat dan berkelanjutan.
Kunjungan kerja di Desa Bumisari menjadi momentum untuk memperkuat pelaksanaan program KDKMP agar berjalan sesuai tujuan. Kolaborasi pemerintah, TNI, pengelola koperasi, petani, pelaku UMKM, dan masyarakat diharapkan mampu mendorong koperasi memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga.
Melalui sinergi dan pengelolaan profesional, KDKMP diharapkan tumbuh menjadi kekuatan ekonomi dari desa. Selain membuka peluang usaha dan memperluas akses pasar bagi petani serta pelaku UMKM, keberadaan koperasi diharapkan turut mendukung upaya memperkokoh ketahanan pangan nasional
Heriindarto












