Lampung Selatan, INFOBERITA – Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat terus menguat dalam pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Bandar Dalam, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan. Jembatan gantung yang menghubungkan Dusun Sukajadi dengan Dusun Bandar Dalam Bawah itu kini mulai menunjukkan perkembangan dan menjadi harapan baru bagi ratusan warga.
Hingga Sabtu (27/6/2026), pembangunan jembatan sepanjang 35 meter dengan lebar 1,2 meter tersebut telah memasuki tahapan pembersihan lahan, penyiapan sarana dan prasarana, penggalian pondasi, pembuatan pondasi, hingga pemasangan bouwplank. Berdasarkan laporan di lapangan, progres pekerjaan telah mencapai 12 persen dan berjalan sesuai rencana.
Jembatan Perintis Garuda nantinya akan memberikan manfaat bagi 105 kepala keluarga atau sekitar 310 jiwa. Selain menjadi akses utama penghubung antarwilayah, jembatan ini diharapkan mampu memperlancar aktivitas masyarakat, khususnya anak-anak menuju sekolah dan petani dalam mengangkut hasil pertanian.

Babinsa Koramil 421-07/Sidomulyo, Peltu Andiman, yang setiap hari mendampingi pekerjaan di lapangan mengatakan bahwa pembangunan jembatan merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan warga.
“Kami terus mendampingi pembangunan bersama masyarakat agar pekerjaan berjalan lancar sesuai rencana. Semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi modal utama dalam mewujudkan jembatan ini. Harapan kami, setelah selesai nanti masyarakat semakin mudah beraktivitas, perekonomian meningkat, dan anak-anak dapat berangkat ke sekolah dengan lebih aman serta nyaman,” ujar Peltu Andiman.
Kepala Desa Bandar Dalam, Suyadi, mengapresiasi perhatian dan pendampingan TNI dalam pembangunan Jembatan Perintis Garuda. Menurutnya, jembatan tersebut telah lama dinantikan masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih kepada TNI, khususnya Babinsa Peltu Andiman, yang selalu hadir mendampingi masyarakat. Jembatan ini akan menjadi akses penting bagi warga. Anak-anak akan lebih mudah menuju sekolah, sementara petani tidak lagi kesulitan membawa hasil panen. Kami berharap pembangunan berjalan lancar hingga selesai dan segera dapat dimanfaatkan,” ungkap Suyadi.

Harapan yang sama juga disampaikan masyarakat. Selama ini mereka harus memutar cukup jauh saat hendak menuju dusun seberang, terlebih ketika musim hujan yang membuat akses menjadi sulit.
“Kami senang jembatan ini akhirnya dibangun. Semoga cepat selesai sehingga kami bisa berangkat sekolah lebih mudah dan tidak perlu khawatir lagi saat musim hujan,” ujar salah seorang pelajar mewakili teman-temannya.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda melibatkan dua personel Babinsa Koramil 421-07/Sidomulyo, dua orang teknisi, serta sepuluh warga setempat. Selama pelaksanaan pekerjaan, situasi di lokasi dilaporkan aman dengan kondisi cuaca cerah sehingga pekerjaan dapat berjalan dengan baik.
Kehadiran Jembatan Perintis Garuda diharapkan menjadi penggerak aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Desa Bandar Dalam, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah demi meningkatkan kesejahteraan warga.
Heriindarto












