LAMPUNG SELATAN, INFOBERITA — Kepedulian terhadap dunia pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah dan orang tua. Di tengah proses pembentukan karakter generasi muda, peran berbagai elemen masyarakat, termasuk aparat kewilayahan, turut dibutuhkan.
Semangat tersebut terlihat dari kehadiran Babinsa Koramil 421-06/Natar Kodim 0421/Lampung Selatan, Serma Feri Agustian, dalam Upacara Penyerahan Siswa/Siswi dari masing-masing unit sekolah Swadhipa kepada Yayasan Swadhipa, Senin (10/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, penyerahan siswa/siswi secara resmi diterima oleh Ketua Yayasan Swadhipa Eti Royati, S.Pd., M.M. Kegiatan berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan, sekaligus menjadi bagian dari proses penguatan komunikasi antara lingkungan pendidikan dengan unsur kewilayahan.
Kehadiran Serma Feri Agustian bukan sekadar memenuhi undangan. Sebagai Babinsa, ia turut membangun komunikasi dengan pihak yayasan dan lingkungan sekolah, sekaligus menunjukkan dukungan terhadap berbagai kegiatan positif yang berkaitan dengan pendidikan dan pembinaan generasi muda di wilayah binaannya.
Menurut Serma Feri, pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mempunyai kedisiplinan, tanggung jawab, serta karakter yang baik.

“Sebagai Babinsa, kami tentu mendukung setiap kegiatan positif di lingkungan pendidikan. Kehadiran kami merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya mempererat sinergi dengan pihak sekolah dan yayasan dalam membina generasi muda,” ujar Serma Feri.
Ia berharap para siswa terus menjaga semangat belajar dan kedisiplinan, serta mampu membangun sikap positif dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap para siswa terus belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga disiplin dan memiliki karakter yang baik. Mereka adalah generasi penerus yang nantinya akan mengambil peran penting di tengah masyarakat. Karena itu, pembinaan sejak dini sangat penting,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Swadhipa Eti Royati, S.Pd., M.M., mengapresiasi kehadiran dan perhatian Babinsa dalam kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan perhatian Babinsa dalam kegiatan penyerahan siswa ini. Dukungan seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi dan sinergi antara yayasan, sekolah, serta unsur kewilayahan,” ungkap Eti.
Ia menambahkan, pihak yayasan akan terus berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang positif sehingga para siswa dapat berkembang secara optimal, baik dalam bidang akademik maupun pembentukan karakter.
“Kami berharap para siswa terus memiliki semangat belajar, disiplin dan berkarakter baik. Yayasan akan terus berupaya memberikan pendidikan terbaik serta membangun lingkungan belajar yang positif bagi seluruh siswa,” katanya.
Keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pendidikan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran aparat kewilayahan di tengah masyarakat. Melalui komunikasi dan pendekatan yang humanis, Babinsa tidak hanya menjalankan tugas pembinaan wilayah, tetapi juga ikut mendorong terciptanya lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda.
Sinergi antara TNI, dunia pendidikan, yayasan dan masyarakat diharapkan terus terjaga. Sebab, membentuk generasi yang berkarakter dan bertanggung jawab membutuhkan kepedulian serta keterlibatan bersama.
Heriindarto












