Kalianda — Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Menggelar Refleksi Kritis dengan tema “Analisis Sosial dan Analisis Media’’ Refleksi Ini Dihadiri Direktur Utama YLBH Nusantara 99, Majelis Pembina Cabang (Mabincab) PC PMII Lampung Selatan (Lamsel), Kemudian dihadiri Mantan Ketua Umum dari Masa Kemasa dan alumni PMII, Sabtu (17/10/20)
Kegiatan itu bertempat di sekretariat PC PMII Lampung Selatan, Jalan Kolonel Makmun Rosyid Kalianda Lamsel. Peserta diskusi berjumlah sekitar 30 orang terdiri dari anggota dan kader PMII Lamsel.
Refleksi itu ditujukan agar kader dan anggota PMII mampu mempertajam Psikoanalisis, yang dimana dapat memberikan problem solving atas berbagai freming media yang dimainkan saat ini. Melihat realitas pada saat ini bahwa media telah menjadi konsumsi publik atau konsumsi masyarakat. Sehingga Ketika anggota dan kader PMII Paham Akan Hal Analisis tersebut Maka Tidak akan termakan Hoax atau terjebak dalam penggiringan opini publik.
Yusrul Huda Selaku Mantan Ketua Umum PC PMII Lampung selatan Ke-3 Priode 2013-2014 yang juga selaku pemantik dalam Refleksi Kritis Mengenai Analisis Sosial dan Analisis Media Menerangkan Bahwa, Ansos Ini Lebih Menekankan Kepada Analisis Situasi Daerah Analisis Sitda Kemudian Analisis Media lebih Menekankan Kepada Analisis Informasi dan Komunikasi (AIK) Lanjutnya Analisi sosial lebih dikenal dengan Gerakan Keadilan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia(GKS), Kemudian Analisis Media lebih dikenal dengan Gerakan Penggeseran Opini Publik,Pengalihan Opini Publik dan Propaganda Opini Publik (GP3).
Ia juga menyampaikan kepada anggota dan kader PMII Lamsel agar lebih jeli dan peka Ketika melihat realitas sosial yang terjadi pada saat ini.
Tambahnya ada dua hal yang harus dilakukan oleh sahabat-sahabat baik itu kader dan anggota PMII lamsel, yang pertama adalah Melakukan Pendekatan Secara Akademik melakukan kajian-kajian baik yang bersifat formal ataupun non formal, dan yang kedua sahabat-sahabat baik kader maupun anggota PMII Lamsel harus Melakukan pendekatan secara persuasif untuk dapat memberikan wawasan-wawasan, edukasi ditengah Masyarakat agar tidak terjebak dalam penggiringan Opini. Ucapnya
Andri Alfarizal Selaku Ketua Umum Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lampung Selatan Mengungkapkan Bahwa, Refleksi Ini Akan Terus diadakan setiap satu minggu sekali. Kemudian Ia Berharap Kepada Anggota dan Kader PMII Lamsel agar Lebih Kritis dalam menyikapi persoalan-persoalan yang terjadi.
“Berangkat dari Refleksi Kritis seperti ini Mudah-mudahan tidak hanya sebatas wacana teoritik saja, Melainkan harus dibuktikan dengan Gerakan. Baik itu Gerakan didalam lingkungan kampus Maupun Gerakan diluar kampus, Contohnya Seperti Gerakan Advokasi pendampingan masyarakat dan Gerakan kaum miskin kota atau yang sering dikenal dengan Gerakan Ekstra Parlementer,” Tutupnya. (Dy)












