BOJONEGORO – Pandemi Covid-19, bukan penghalang proses kaderisasi. Ketika kaderisasi tidak dijalankan, maka bisa berdampak proses regenerasi organisasi.
Maka dari itu, Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Clebung, Kecamatan Bubulan, Bojonegoro gelar kaderisasi formal yaitu awal Masa Kesetiaan Anggota (Makesta).
Acara yang dilaksanakan Jumat (13/11/2020) hingga Minggu (15/11/2020), bertempat di SDN Clebung IV Bubulan ini mengambil tema “Damel Kader Ingkang Berakhlak, Beradap, lan Berbudi Luhur”.
M. Khafid Jalaludin, selaku Ketua IPNU Clebung mengatakan Makesta adalah pintu awal untuk berproses di IPNU maupun IPPNU. Bisa jadi, Makesta adalah ujung tembok kaderisasi.
“Peserta yang mengikuti kegiatan ini sekitar 48 peserta, baik dari Kecamatan Bubulan atau pun luar Kecamatan. Dan tentunya karena masih di masa pandemi Covid-19 tetap mematuhi protokol kesehatan,” tutur Rekan Khafid.
Sementara itu, Ketua PAC IPNU Bubulan Mahendra, menjelaskan siklus kehidupan senantiasa berputar, begitu pula dengan organisasi. Dalam misi melanjutkan estafet perjuangan, diperlukan pengkaderan agar nilai-nilai tetap terawat atau bahkan lebih baik. Kaderisasi itu sangat penting, walau dengan kondisi pandemi Covid-19. Karenaya melihat situasi seperti ini diperlukan pola baru agar kaderisasi tetap berjalan.
“Kaderisasi adalah ujung tombak dalam suatu roda organisasi. Semoga setelah adanya kaderisasi awal Makesta ini bisa menumbuhkan rasa memiliki setiap anggota,” ujar Mahendra.
Masih menurut Mahendra, kegiatan ini juga di hadiri oleh Ketua MWC NU Bubulan beserta Banom, Pemerintah Desa Clebung dan PC. IPNU-IPPNU Bojonegoro. (Am)












