Kalianda — Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lampung Selatan melakukan audensi dengan KODIM 0421/LS, untuk menjalin silaturahmi dan menindak lanjuti Bincang Sejarah pertempuran lima jam di Kalianda, Selasa (05/01/21).
Dalam hal ini PMII bersama-sama mengajak dan membangun sinergitas terhadap pemerintahan, militer dan polri untuk meningkatkan nilai-nilai sejarah yang ada di kabupaten Lampung Selatan.
Begitu juga pihak Komandan Militer yakni letnan Letkol INF Enrico SN,S.sos.M.tr menyambut dengan baik dan memberikan support terhadap PMII terhadap agenda bincang sejarah Tempo lalu yang mana untuk kemajuan kabupaten Lampung Selatan, selain itu juga kodim memberikan saran dan arahan untuk terealisasi tujuan awal PMII dalam hal ini,pembuatan buku sejarah pertempuran lima di Kalianda dan merenovasi bangunan tugu juang serta makam pahlawan.
Enrico selaku pimpinan kodim 0421/ LS memberikan masukan “ini adalah salah satu bentuk partisipasi anak muda dan mahasiswa yang melakukan nilai positif untuk Lampung Selatan, kami akan mendukung program PMII serta memberikan dukungan moril agar berupaya dapat membantu PMII”, ucapannya.
Ketua PC PMII Lamsel Andri Alfarizal berterimakasih atas support kodim0421/LS yang telah mendukung PMII, “semoga tujuan kita semua dapat tercapai karna ini adalah bentuk dari kesadaran yang ingin merawat sejarah-sejarah Lampung Selatan, dan terimakasih atas arahan yang telah di sampaikan dan sepakat atas kerjasamanya”, ucap andri.
Di kesempatan kali ini kodim menambah satu poin agar diperingati nya hari pertempuran lima jam di Kalianda untuk menghormati para pejuang-pejuang yang telah gugur, selain itu semoga kedepannya PMII dan Kodim bisa melakukan agenda bersama. (dy)












