KMND Regional Sumatra Soroti Dugaan Penyimpangan Anggaran di RSUD RYACUDU, ini Soal kemanusiaan
Share this article
Kotabumi — Organisasi Mahasiswa (KMND) Komite Mahasiswa Nusantara untuk Demokrasi Regional sumatra Ajak jeli mahasiswa terkait dugaan carut marutnya anggaran BLUD dan covid 19 dirumah sakit umum daerah Ryacudu Kotabumi.
Soalnya harus terungkap Agara ada efek jera masalah penyimpangan, Komite Mahasiswa Nusantara untuk Demokrasi Aris tama saat menghubungi media ini, Kamis (06/03/2021)
“Kami sangat prihatin dengan apa yang terjadi dirumah sakit umum Ryacudu, apalagi saya lihat diberita lagi terkait Remon atau jasa pelayanan supir ambulan rumah sakit yang hingga enam bulan bulan dibayarkan,” ucap Aris.
Lanjutnya “Dugaan adanya indikasi penyimpangan anggaran itu , keluhan jasa pelayanan bagi karyawan dirumah sakit umum, menjadi satu hal yang harus dibongkar kebenarannya,”
Menurut Aris tama, para karyawan RSUD dahulu pernah melakukan aksi terkait yang ada di rumah sakit dugaan bobroknya yang ada disana dan carut marutnya penerimaan tenaga BLUD juga namun tidak di tanggapi.
Apalagi ini ditambah dengan jasa pelayanan para karyawan disana tidak di bayarkan oleh pihak rumah sakit setempat.
“Iebih parah lagi Remon atau jasa pelayanan para sopir ambulance hingga enam bulan belum dibayarkan, ini sungguh luar biasa menurut saya. Ini sudah jelas dan jangan menunggu lagi, Aris ajak semua pihak perihatin soal ini karna rumah sakit ini tempat orang sakit kok masih saja tempat Cari untung pungkasnya, terkait ada indikasi pelanggaran-pelanggaran oleh oknum nakal dirumah sakit ryacudu,”Kata Ketua KMND Lampura meminta kepada APIP dan APH segera tindak tegas dan menjemput bola, terkait adanya indikasi hal tersebut.
“Sopir ambulance itu punya tanggung jawab anak, istri, dan keluarga. Jangan diabaikan serta tidak dibayarkan yang menjadi hak mereka,”Kata ketua KMND, juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat akan melakukan koordinasi dan konsolidasi
“Kami perihatin soal ini ,jika benar dan terbongkar akan jadi barometer contoh untuk yang lain nya jangan main soal dana umat ,jika tidak harus teransparan soal ini jelas nya, maka kami akan serius soal indikasi kebocoran anggaran yang dirumah sakit ryacudu tersebut ,”ujarnya.(Dy)