Lampung Selatan — Setelah beberapa bulan yang lalu Relawan dan komunitas serah terima bangunan rumah milik Helwani (45 )Warga jati kecamatan kalianda Lampung Selatan.
Kini relawan dan komunitas giat sosial ini menyerahkan bagunan atau rumah
Nenek Armah (75) warga Desa Ketapang laut lamsel.
Di mana rumah nenek Amah ini yang hampir roboh dan tidak layak huni Kali ini nenek Armah bisa bernafas lega dan beristirahat di hari tuanya lebih nyaman,aman dan sehat.
Relawan giat sosial bersama komunitas dan masyarakat menyerahkan langsung bangunan tersebut kepada nenek Armah penuh isak tangis haru dan bahagia, kamis (27/2/2020) 12.45 wib.
Dilaksanakan kegiatan serah terima bantuan berupa bedah rumah milik nenek Armah warga Desa Ketapang Kecamatan Ketapang Lamsel dari berbagai komunitas relawan
Dalam kegiatan serah terima tersebut dihadiri pula Kapolsek Penengahan AKP Hendra Saputra,SE,MM ,Kepala desa Ketapang Hamsin serta aparatur Desa Ketapang, Kades Kuripan Penengahan Suhatsyah,Ketua Komunitas Relawan Kobar (Koordinasi Bersama Relawan) Lampung, M.Fadli dan warga Dusun Ujung Cemara Desa Ketapang kecamatan ketapang lampung selatan.
Menurut Fadli, yang juga sehari-hari bertugas sebagai ASN Polres Lampung Selatan disini
Saya mewakili rekan-rekan komunitas relawan dan para donatur untuk menyerahkan bantuan berupa bedah rumah nenek Armah yang sudah selesai dikerjakan selama 5 hari.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Kapolsek Penengahan berserta jajaran , Relawan dan donatur serta warga yang sudah membantu mensukseskan pembangunan bedah rumah nenek Armah, siang malam hari pun para warga dan Relawan dengan cara suka rela masih bekerja, Semoga bantuan bedah rumah ini dapat bermanfaat bagi nenek Armah dan keluarga,” katanya.
Kades Ketapang Hamsih sangat mengapresasi
“Saya ucapkan banyak terima kasih kepada relawan yang sudah membantu bedah rumah nenek Armah, kami dari aparat desa akan selalu mendukung kegiatan para relawan dalam kegiatan yang sangat bermanfaat bagi warga miskin lainnya,”katanya.
Armah, ” saya sangat berterimakasih,dan saat ini saya tidak bisa ngomong apa-apa perasaan bercampur aduk antara haru dan bahagia
Mungkin tidak bisa saya membayangkan rumah saya akan seperti ini, yang dulu nya kadang hujan kebocoran Kadang panas yang kepanasan.
“Semoga Allah SWT membalas budi baik
dan keikhlasan relawan komunitas, dan para donatur serta bapak bapak polisi kades ketapang dan masyarakat yang sudah bergotong royong meluangkan waktu nya untuk bedah rumah saya tutup nenek Armah,”ungkapnya. (HKR)












