Daerah  

Terima Penghargaan dari Menteri LHK, Kapolres Lamsel: Pacu Kinerja Lebih Baik Lagi

Avatar
KALIANDA – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia memberikan penghargaan kepada jajaran Polda Lampung atas peran aktif dalam melakukan penegakan hukum terhadap kejahatan keanekaragaman hayati di provinsi setempat, Jum’at pagi (22/10/2021).
Acara itu, mengambil tempat di Gedung Wicaksana Laghawa Mapolres Lampung Selatan (Lamsel) Jl. Lintas Sumatera, Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda.
Penghargaan diberikan berdasarkan Surat Keputusan yang dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Nomor : SK. 881/MENLHK/PHLHK/PEG.7/10/2021, ditanda tangani oleh Menteri LHK Siti Nurbaya.
Pada kesempatan itu, Dirjen Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian LHK Rasio Ridho Sani, hadir mewakili Menteri LHK Siti Nurbaya untuk menyerahkan penghargaan kepada Kapolda Lampung dan jajaran.
Dalam pidatonya, Rasio Ridho Sani memberikan apresiasi kepada aparat penegak hukum dalam hal ini jajaran Polda Lampung yang begitu gigih mengungkap kejahatan keanekaragaman hayati di wilayah hukum setempat.
“Inisiatif yang dibangun oleh teman-teman kepolisian dalam hal ini Polda Lampung, Kapolres Lampung Selatan dan Kepala KSKP Bakauheni ini mendukung langkah-langkah yang kami (Kementerian LHK, red.) lakukan,” kata Rasio Ridho Sani.
Tak lupa, Dirjen Gakkum juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Komisi IV DPR RI Sudin yang turut hadir dalam acara itu, karena dirasa telah menunjukan komitmennya dalam mendukung langkah penegakan hukum atas kejahatan keanekaragaman hayati di Provinsi Lampung.
“Bu Siti Nurbaya menyampaikan salam kepada pak Sudin selaku Ketua Komisi IV DPR RI, pak Kapolda dan seluruh anggotanya. Beliau mengucapkan terima kasih,” tutup Rasio Ridho Sani.
Ditemui setelah acara, Kapolres Lamsel AKBP Edwin sedikit mengkisahkan bagaimana penghargaan itu bisa diberikan yang salah satunya untuk dirinya dan jajaran KSKP Bakauheni.
“Alhamdulillah kita mendapat piagam penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, yaitu Bapak Kapolda Lampung, saya (Kapolres Lamsel, red.), Kepala KSKP Bakauheni dan unit yang menangani. Awalnya dari pemeriksaan di Seaport Interdiction Bakauheni yang menemukan pengiriman kulit harimau Sumatera,” buka Kapolres kepada media.
Tak berhenti disitu, Kapolres dan jajarannya kemudian mengembangkan penyelidikan darimana asal kulit harimau termasuk siapa pembeli dan pihak-pihak mana saja yang terlibat dalam jual beli kulit satwa dilindungi itu.
“Kita sudah lakukan upaya pengembangan dan penangkapan terhadap pengirim, penerima barang (kulit harimau, red.) serta rekan-rekan penyambung,” tegas AKBP Edwin.
Penghargaan itu tak lantas membuat Kapolres berpuas diri, bahkan ia mengingatkan agar jajarannya semakin meningkatkan kinerja dalam memberantas kejahatan termasuk yang menyangkut keanekaragaman hayati.
“Harapan saya selaku Kapolres Lampung Selatan, seluruh personel dan jajaran Lampung Selatan dapat memacu kinerja untuk lebih baik lagi kedepannya,” tutup AKBP Edwin.
Tertulis di petikan surat keputusan, ada 9 orang yang didapuk menerima penghargaan dari Menteri LHK diantaranya, Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno, Kapolres Lamsel AKBP Edwin, Kepala KSKP Bakauheni AKP Ridho Rafika, Kanit Reskrim KSKP Bakauheni Iptu Gede Indra Asti, Bripka Rio Kusbiantoro, Bripda Satrio Subekti, Bripda Aditya Setiawan, Bripda Putra Soka Satria, dan Bripda M. Harza Adhiguna.
Penyerahan penghargaan turut disaksikan, Ketua Komisi IV DPR RI Sudin, Bupati Lamsel H. Nanang Ermanto, Ketua DPRD Lamsel H. Hendri Rosadi, Kajari Lamsel Dwi Astuti Beniyati, Kalapas Kalianda Tetra Destorie.
(Han/Red)