Culik dan Gagahi Anak Dibawah Umur, 4 Pemuda Diringkus Polisi

Avatar
LAMPUNG SELATAN – Berawal dari meminjam hand phone untuk meminta dijemput, gadis remaja dibawah umur berinisal CL (13) dilarikan kawanan pelaku hampir satu minggu dan berpindah-pindah lokasi.
Pilu, korban mengaku selama dibawa kabur juga sempat digagahi oleh pelaku di sebuah losmen di kawasan Kota Bandar Lampung.
Diduga, perbuatan melawan hukum yang masuk ranah melarikan anak dibawah umur tanpa seijin orang tua itu dilakukan oleh F (27) bersama ketiga temannya yakni FW (23), D (34) dan IB (34).
Belakangan, keempat pelaku diketahui berasal dari tempat berbeda. Dimana, F tercatat sebagai warga Cilimus Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran.
Sedangkan 3 pelaku lainnya dari Kabupaten Lampung Utara, diantaranya FW (23) mahasiswa, warga Desa Sukasari, Kecamatan Tanjungraya. Kemudian, D (34) warga Desa Tamansari, Kecamatan Selagai Lingga. Lalu, IB (34) juga masih berstatus mahasiswa warga Desa Bandarsakti, Kecamatan Abung Surakarta.
Mewakili Kapolres Lamsel AKBP Edwin, Kasat Reskrim AKP Hendra Saputra yang memimpin operasi penangkapan menerangkan, Peristiwa nahas itu, terjadi pada hari Senin lalu (1/11/2021), sekitar jam 13.39 WIB. Dengan tempat kejadian perkara (TKP, red.) Pasar Sidomulyo, Desa Sidodadi, Kecamatan Sidomulyo.
“Bermula dari korban meminjam hand phone milik pedagang menghubungi pelaku IB untuk dijemput di Katibung. Selanjutnya, korban berboncengan dan tidak diketahui keberadaanya,” buka Kasat Reskrim, Selasa (9/11/2021) .
Dari situlah, keluarga korban yang merasa kehilangan akhirnya melapor ke Polsek Sidomulyo untuk ditindak lanjuti.

Dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim, tim gabungan dari Polda Lampung, Tekab 308 Polres Lampung Selatan dan Polsek Sidomulyo, langsung menggelar penyelidikan dan mengumpulkan alat bukti untuk melacak keberadaan korban serta menangkap para pelaku.
Akhirnya, tim gabungan mengendus keberadaan salah satu pelaku dan berhasil mengamankan IB pada hari Senin (8/11/2021), sekira jam 04.00 WIB, saat berada di sebuah kamar kontrakan yang terletak di Jalan Pandawa, Sukarame, Kota Bandar Lampung.
“Dari keterangan IB (salah satu pelaku, red.), korban saat ini berada di salah satu kontrakan didepan Puskesmas Sukaraja, Teluk Betung Selatan,” ujar mantan Kapolsek Penengahan itu.
Tak lama, korban pun berhasil di evakuasi. Dibawah perlindungan petugas, korban menceritakan kronologis kejadian termasuk telah diperlakukan tidak senonoh oleh 3 pelaku lainnya yakni F, FW dan D.
“Berbekal pengakuan korban, petugas kemudian melakukan penangkapan terhadap para pelaku dikontrakanya masing-masing,” imbuh AKP Hendra Saputra.
Dari para pelaku, petugas menyita barang bukti berupa 1 unit hand phone Oppo A5S warna merah, 1 unit hand phone merk Samsung Galaxy warna krim ,1 unit hand phone merk Xiaomi Redmi warna biru, 1 unit hand phone Samsung A12 warna hitam, 1 unit hand phone Xiaomi Note 9 warna hijau hitam, 1 unit hand phone Xiaomi Note 5 warna krim, 1 unit sepeda motor Honda Beat warna biru putih dan 1 unit sepeda motor Honda Beat warna hitam.
Selanjutnya, para pelaku berikut barang sitaan dibawa ke Mapolres Lamsel guna keperluan proses hukum lebih lanjut. (Hms/red)