Daerah  

Jadi Tuan Rumah Muktamar NU, PKC PMII Se- Lampung Akan Menggelar Sedekah Bumi

Avatar
BANDAR LAMPUNG – Menyambut hasil putusan tanggal pelaksanaan Muktamar NU yang ke-34, PKC PMII Lampung bersama 10 Cabang Kabupaten/Kota PMII Se-Lampung akan melaksanakan kegiatan Sedekah Bumi.
Rencananya, acara itu akan di laksanakan pada hari Sabtu (11/12/2021), mengambil tempat di Marga Ratu Keratuan Menangsi, Desa Taman Baru Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).
Sedekah Bumi sendiri, merupakan suatu perwujudan rasa syukur atas terpilihnya tanah Lampung menjadi tuan rumah pagelaran akbar Muktamar NU yang ke-34. Dan juga, dalam rangka memaknai ulang nilai-nilai luhur adat istiadat di provinsi berjuluk sai bumi ruwa jurai itu.
Agenda ini, mendapat respon positif dari semua pihak. Terutama, Sai Batin Lima Marga yang ada di Lampung Selatan turut menyambut gelaran Muktamar NU yang akan di laksanakan di Lampung.
Dalam acara Sedekah Bumi, terdapat rangkaian acara yang akan di laksanakan diantaranya, ziaroh bersama masyarakat adat dan PMII Cabang Se-Lampung, istighosah, dialog dan ditutup dengan pemotongan hewan kurban yang akan di bagi-bagikan ke masyarakat.
Ketua PKC PMII Lampung, Ahmad Hadi Baladi Ummah mengatakan, dilaksanakannya acara Sedekah Bumi tak lain sebagai bentuk rasa syukur sekaligus agar supaya Muktamar NU di Provinsi Lampung bisa berjalan dengan lancar tanpa ada kendala yang berarti.
“Bentuk syukur kami atas kepastian pelaksanaan Muktamar NU ke-34, PMII Se- Lampung menggelar sedekah bumi dan do’a bersama. Aenda ini kami niatkan agar Muktamar NU berjalan dengan sukses,” Kata Pupung, sapaan akrabnya, Rabu (8/12/2021).
Pupung sendiri sudah banyak berdiskusi dengan masyarakat adat Sai Batin Lima Marga yang ada di Lampung Selatan. Dan, mereka sependapat bahwa amaliyah masyarakat adat tersebut yaitu amaliyah Islam ahlusunah waljama’ah annahdliyah NU.
Bahkan, dirinya memiliki harapan besar hal tersebut bisa menjadi pembahasan khusus di muktamar terkait pentingnya bicara NU luar Jawa.
“Acara ini kami laksanakan bersama masyarakat adat Lampung, dalam rangka menjaga komitmen dakwah Islam ahlusunah waljama’ah annahdliyah. Kami mencoba berkolaborasi dengan masyarakat adat, karena beliau-beliaulah yang terus menerus menjaga nilai-nilai luhur masyarakat Lampung dan NU termasuk PMII harus mampu menemani dalam rangka menjaga nilai budaya dan tradisi yang ada di Lampung,” Pungkas Pupung.
Senada, Ketua PC PMII Lamsel, Muhammad Yusuf Kurniawan menyampaikan, agenda Muhun atau yang secara bahasa sering dikenal Sedekah Bumi merupakan agenda PMII Se-Lampung.
“Rangkaian agenda tersebut adalah ziarah, istighosah, orasi ilmiah mengenai kebudayaan dan pemotongan hewan kurban untuk di sodakohkan. Kita juga mengundang tokoh-tokoh adat nasional dan tokoh adat daerah yang ada di Lampung,” Urai Muhammad Yusuf Kurniawan.
Menariknya, orasi kebudayaan akan disampaikan secara langsung oleh Pangeran Edward Syah Pernong, Koordinator Muda Nahdliyin Lampung, Katua Umum PB PMII dan Ketua PKC PMII Lampung.
Terkait dinamika ketetapan tanggal muktamar, PMII Lampung sangat mengharapkan PBNU dan kiai-kiai NU dapat mendukung dan mensukseskan kegiatan Muktamar NU ke-34 di pondok pesantren.
“Semoga, sejarah Muktamar NU di Lampung sukses diselenggaran di pondok pesantren,” Ujar Muhammad Yusuf Kurniawan sembari mengakhiri. (Red)