banner 325x300
BeritaDaerah

Gotong Royong Tak Pernah Padam, Babinsa Purwosari Kawal Pembangunan Jembatan Perintis Garuda demi Ribuan Warga

INFOBERITA.ID
3
×

Gotong Royong Tak Pernah Padam, Babinsa Purwosari Kawal Pembangunan Jembatan Perintis Garuda demi Ribuan Warga

Share this article

Lampung Selatan, INFOBERITA – Deru mesin molen berpadu dengan suara cangkul dan palu memecah suasana di tepian Sungai Way Tuba, Desa Purwosari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Di bawah terik matahari, semangat gotong royong tak pernah surut. Warga, teknisi, pemerintah desa, dan Babinsa bahu-membahu membangun Jembatan Perintis Garuda, akses vital yang selama ini dinantikan ribuan masyarakat.

Bagi warga, jembatan ini bukan sekadar bangunan beton sepanjang 18 meter dengan lebar 2 meter. Jembatan tersebut menjadi harapan baru untuk memangkas waktu tempuh, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mempermudah akses pendidikan, kesehatan, dan perekonomian yang menghubungkan Desa Purwosari dengan Desa Rulung Mulya.

Di tengah proses pembangunan, sosok Babinsa Koramil 421-06/Natar, Sertu Ahmad Anuar, terlihat aktif mendampingi pekerjaan. Tak hanya melakukan pemantauan, ia juga membaur dengan masyarakat, memberikan motivasi sekaligus memastikan pembangunan berjalan aman, tertib, dan sesuai tahapan.

Hingga Selasa (14/7/2026), progres pembangunan Jembatan Perintis Garuda telah mencapai sekitar 43 persen, melampaui target yang direncanakan. Sejumlah pekerjaan utama telah diselesaikan, mulai dari pembongkaran jembatan lama, pekerjaan pondasi, pengecoran struktur bawah, hingga persiapan pemasangan H-Beam yang kini telah tersedia di lokasi.

Keberadaan jembatan tersebut nantinya akan memberikan manfaat bagi sekitar 934 kepala keluarga atau 7.948 jiwa, menjadikannya salah satu infrastruktur yang memiliki nilai strategis bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Natar.

Sertu Ahmad Anuar mengatakan, pembangunan jembatan merupakan bukti nyata kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat langsung bagi rakyat.

«”Kami akan terus mendampingi proses pembangunan hingga selesai. Kehadiran Babinsa di lapangan merupakan bagian dari pengabdian TNI kepada masyarakat. Semoga jembatan ini segera dapat digunakan sehingga mampu memperlancar aktivitas warga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Sertu Ahmad Anuar.»

Kepala Desa Purwosari, Tukiran, menyampaikan apresiasinya atas dukungan seluruh pihak yang telah bergotong royong menyukseskan pembangunan Jembatan Perintis Garuda.

«”Ini adalah impian masyarakat yang mulai terwujud. Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI, pemerintah, para teknisi, dan seluruh warga yang tanpa lelah bergotong royong. Kami berharap pembangunan berjalan lancar hingga selesai sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” kata Tukiran.»

Harapan besar juga disampaikan Samsudin warga Desa Purwosari. Mereka menilai kehadiran jembatan akan membawa perubahan besar terhadap aktivitas sehari-hari, terutama bagi para petani dan pelajar.

«”Kami sudah lama menunggu jembatan ini. Nanti hasil panen lebih mudah diangkut, anak-anak sekolah lebih cepat sampai tujuan, dan masyarakat tidak lagi kesulitan saat melintas. Semoga pembangunannya selesai tepat waktu karena jembatan ini sangat kami butuhkan,” ujar Samsudin

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih hidup dan menjadi kekuatan utama dalam membangun desa. Di atas pondasi beton yang terus dikerjakan, tersimpan harapan ribuan warga akan hadirnya akses yang lebih aman, lebih cepat, dan mampu mendorong kemajuan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Natar.

Heriindarto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *