Babinsa Bersama Warga Panen Buah Melon

Penulis : Heri952

INFOBERITA.ID
Panen raya perdana tanaman hortikuktura komoditi melon orange (rock melon) di lahan seluas 0,5 Hektar milik Bapak Odik (49) di Dusun Purwosari Desa Negara Ratu Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan, foto : Heri Indarto

INFOBERITA.ID, LAMPUNG SELATAN – Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat diharapkan terus memberikan motivasi,agar warga tetap bersemangat dalam berkebun. Selain itu tugas TNI utamanya Babinsa sebagai ujung Tombak Satuan teritorial tidak hanya membela Negara dan pertahanan saja, harus mendampingi masyarakat dalam bertani guna untuk meningkatkan swasembada pangan.

Hari ini Minggu 03 Desember 2023 merupakan hari yang dinantikan oleh Bapak Odik petani melon yang berada dibawah bimbingan Babinsa dan PPL Pertanian Kecamatan Natar karna hari ini kami Panen raya perdana tanaman hortikuktura komoditi melon orange (rock melon) di lahan seluas 0,5 Hektar milik Bapak Odik (49) di Dusun Purwosari Desa Negara Ratu Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan.

Sambil membantu memetik buah melon Sertu Ayatul Komaini mengatakan Melon (Cucumis melo) termasuk dalam suku timun-timunan masih satu kerabat dengan semangka, blewah dan timun suri. Seperti halnya suku timun-timunan lain, melon tumbuh merambat tetapi tidak bisa memanjat, bila tidak ditopang tanaman ini akan tumbuh menjalar di atas permukaan tanah.

“Tempat ideal untuk budidaya melon berada pada kisaran ketinggian 250-700 meter dpl, bila ketinggian kurang dari 250 meter, tanaman melon cenderung menghasilkan buah yang kecil. Sedangkan di dataran tinggi dengan suhu dibawah 18oC, tanaman ini sulit untuk berkembang,” terangnya.

Tanaman melon menghendaki tingkat kelembaban udara 50-70%. Suhu rata-rata yang cocok untuk budidaya melon berkisar 25-30oC dengan curah hujan 1500-2500 mm/tahun.

“Kualitas buah melon akan semakin baik apabila terdapat perbedaan suhu siang dan malam cukup signifikan, Melon siap dipanen pada umur 70—90 hari. Ciri-ciri Melon yang siap dipanen ialah ukuran buah sudah membesar dan tanaman Melon yang mulai mengering,” kata dia.

Kepada awak media, Danramil 421-06/Natar Kapten Chb Agus Masgusriyanto menjelaskan penduduk Kecamatan Natar sebanyak 50 % berprofesi sebagai petani, pertanian di Kecamatan Natar dihadapkan permasalahan berupa biaya produksi mahal untuk akomodasi pengolahan pertanian dan perkebunan.

“Menyikapi hal tersebut, kami bekerjasama dengan Dinas pertanian terus berupaya meningkatkan usaha  pertanian,” terangnya.

Danramil mengajak petani berkreasi dan berinovasi mengembangkan pertaniannya dengan tidak hanya menanam padi dan jagung.

“Potensi pertanian dapat dimaksimalkan dengan menanam holtikultura maupun tanaman lainnya, seperti melon, tomat,cabe maupun kedelai,” pungkasnya.

Sementara, Bapak Odik selaku pemilik lahan pertanian mengatakan bahwa tanaman Melon miliknya sudah berumur 90 hari dan Alhamdulilah hari ini melon sudah bisa dipanen, sangat bersyukur sekali panen kali ini sesuai dengan harapan.

“Hasil berlimpah serta buah melon besar besar dan segar sehingga dapat menopang perekonomian keluarga, itu semua berkat peran aktif Babinsa dan PPL yang selalu mendamping kami sebagai petani melon,” tuturnya.

Lahan yang digarap ini juga adalah upaya dari Babinsa yang selalu aktif memberikan motivasi dan semangat bercocok tanam yang baik sebagai selingan tanaman padi. Bahkan tak sungkan-sungkan selalu bersama-sama warga menggarap lahan dari awal sampai akhir tanam.

“Terimakasih dengan upaya adanya pendampingan dari Babinsa yang telah memberikan motivasi kepada kami dari masa tanam sampai saat panen tiba,” tutur Bapak Odik.