Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Ratusan Hektar Sawah dan Rubuhkan 6 Rumah Di Sragi

Penulis: Ahmad Soleh

INFOBERITA.ID
Rumah rusak disebabkan hujan deras disertai angin kencang, foto : Ahmad Soleh

INFOBERITA.ID, LAMPUNG SELATAN – Di Desa Sumber Agung, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan, bencana alam hujan deras disertai angin kencang merusak ratusan hektar sawah dan merubuhkan 6 rumah warga.

Sekretaris Desa (Sekdes) Sumber Agung, Hamid mengungkapkan bahwa dampak dari derasnya hujan disertai angin sebabkan jalan antar kecamatan yang melintasi dusun 3 dan dusun 4 mulai berlobang dan mengelupas.

Ini terjadi akibat tingginya curah hujan yang menyebabkan erosi jalan. Selain itu, talud sepanjang 200 meter di sekitar jembatan menuju kecamatan juga ambrol di lokasi Dusun Sidorukun,” ujarnya, Senin (4/3/24).

Ditambahkannya, enam rumah warga yang menjadi korban bencana ini adalah milik Ewon Nugroho, Ketut Agus Triyane, Siswandi Rubiyen, Suhartini, Tanijo, dan Wiji Astuti.

Lokasi kerusakan terpusat di Dusun 1 – RT 1, Dusun 1 – RT 5, Dusun 2 – RT 2, Dusun 2 – RT 1, Dusun 2 – RT 2, dan Dusun 6 – RT 1. Kerusakan ini diakibatkan oleh hujan dan angin serta rubuhnya pohon yang mengakibatkan rumah-rumah tersebut rusak berat dan ringan,” terangnya.

“Kerugian yang dialami oleh setiap keluarga berkisar antara 2 juta hingga 10 juta rupiah. Kerugian ini disebabkan oleh banyaknya perabotan rumah yang rusak akibat tertimpa atap dan pohon yang roboh,” tambahnya.

Lebih lanjut dikatakannya, tidak hanya kerusakan pada bangunan dan fasilitas umum, sektor pertanian juga mengalami dampak yang signifikan. Tanaman padi di desa ini mengalami kerusakan di area seluas 150 hektar, jagung di 30 hektar, dan holtikultura di 20 hektar.

“Tanaman musiman seperti pete, kelapa, dan nangka juga banyak yang tumbang,” tuturnya.

Hamid juga mengatakan bahwa pihaknya sedang berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk segera melakukan penanganan dan pemulihan pasca-bencana.

“Diharapkan warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana serupa di masa mendatang,” tuturnya.