PESAWARAN, INFOBERITA— Danramil 421-06/Natar jajaran Kodim 0421/Lamsel, Kapten Inf Rudi Teguh Prasetyo, mendampingi kunjungan kerja Bupati Pesawaran, Hj. Nanda Indira Bastian, S.E., M.M., dalam rangka meninjau langsung dampak bencana angin puting beliung di wilayah Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Senin (16/2/2026).
Kunjungan diawali di SDN 19 Tegineneng, Desa Kejadian, kemudian dilanjutkan ke Dusun Enggal, Desa Gedung Gumanti, yang menjadi salah satu lokasi terdampak cukup parah. Turut hadir unsur Forkopimda dan pejabat daerah, di antaranya Kapolres Pesawaran AKBP Alvie Granito Pandhita, S.I.K., M.S.S., beserta jajaran instansi terkait.
Dalam kegiatan tersebut, Danramil 421-06/Natar bersama aparat pemerintah daerah meninjau kondisi bangunan warga yang rusak, mendata kebutuhan masyarakat, serta memastikan penyaluran bantuan berjalan tertib dan tepat sasaran. Kehadiran TNI di lapangan juga bertujuan memberikan rasa aman sekaligus membantu percepatan penanganan pascabencana.
Danramil 421-06/Natar Kapten Inf Rudi Teguh Prasetyo menyampaikan bahwa, “Kehadiran TNI AD melalui Koramil di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen nyata dalam membantu pemerintah daerah menangani dampak bencana sekaligus memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif. Menurutnya, pendampingan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial agar penanganan berjalan cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan warga terdampak,” tukasnya.
Ia menegaskan, “Koramil 421-06/Natar bersama jajaran TNI AD siap terus bersinergi dengan pemerintah daerah, kepolisian, dan seluruh elemen masyarakat dalam setiap upaya penanggulangan bencana. Melalui kerja sama yang solid, diharapkan proses pemulihan dapat berlangsung optimal sehingga masyarakat dapat segera kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tegasnya.
Sementara itu, Babinsa Gedung Gumanti, Kopda Mangiring Leo Tamba, mengatakan pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi wilayah binaan serta berkoordinasi dengan aparat desa dan instansi terkait guna memastikan kondisi tetap kondusif. Ia menegaskan kehadiran Babinsa merupakan bagian dari tugas kewilayahan untuk membantu masyarakat sekaligus mendukung langkah pemerintah dalam penanganan dampak bencana.

“Menurutnya, pendampingan yang dilakukan tidak hanya sebatas monitoring, tetapi juga wujud kepedulian dan pengabdian TNI kepada rakyat. Ia berharap sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat terus terjalin dengan baik agar proses pemulihan pascabencana berjalan lancar dan warga dapat segera kembali beraktivitas seperti biasa,” pungkasnya.
Kegiatan peninjauan berlangsung tertib, aman, dan lancar sebagai wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait dalam membantu masyarakat terdampak bencana. Diharapkan melalui langkah terpadu tersebut, proses penanganan dan pemulihan dapat berjalan optimal sehingga stabilitas wilayah tetap terjaga.
(Heriindarto952)












