Lampung Selatan, INFOBERITA – Harapan masyarakat Desa Purwosari dan Desa Rulung Mulya, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, untuk memiliki akses penghubung yang aman dan layak kini semakin nyata. Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di atas Sungai Way Tuba terus menunjukkan progres positif dengan capaian fisik mencapai 27 persen, Senin (29/6/2026)
Di tengah proses pembangunan, peran aktif Babinsa Koramil 421-06/Natar, Sertu Ahmad Anuar, menjadi salah satu motor penggerak di lapangan. Tidak hanya melakukan pendampingan dan pengawasan, ia juga terus membangun semangat gotong royong agar pekerjaan berjalan lancar, aman, dan sesuai target.
Pembangunan jembatan berukuran panjang 18 meter dan lebar 2 meter ini menjadi akses strategis yang akan menghubungkan Desa Purwosari dengan Desa Rulung Mulya. Kehadirannya akan memberikan manfaat bagi 934 kepala keluarga atau sekitar 7.949 jiwa, terutama dalam memperlancar aktivitas pendidikan, pertanian, perekonomian, hingga pelayanan masyarakat.
Setiap hari, pekerjaan difokuskan pada pemasangan pondasi batu, pembuatan boplang, perakitan besi, pemasangan cakar ayam, pembuatan lubang kros, hingga pengecoran. Seluruh tahapan dikerjakan secara gotong royong melibatkan personel TNI, teknisi, pekerja inti, dan masyarakat setempat.
Babinsa Koramil 421-06/Natar, Sertu Ahmad Anuar, mengatakan pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami ingin memastikan pembangunan berjalan dengan baik dan selesai tepat waktu. Kehadiran Babinsa bukan hanya melakukan pendampingan, tetapi juga membangun semangat kebersamaan masyarakat. Mudah-mudahan jembatan ini segera dapat dimanfaatkan sehingga aktivitas warga menjadi lebih mudah, aman, dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Sertu Ahmad Anuar.
Tokoh masyarakat Desa Purwosari, Darojat, mengapresiasi keterlibatan TNI yang terus hadir mendampingi masyarakat selama proses pembangunan.
“Kami sangat berterima kasih kepada TNI, khususnya Babinsa yang selalu berada di tengah masyarakat. Kehadiran beliau memberikan motivasi kepada warga untuk terus bergotong royong. Kami optimistis pembangunan ini akan selesai sesuai harapan dan membawa manfaat besar bagi kedua desa,” katanya.
Warga Desa Purwosari dan Desa Rulung Mulya pun berharap pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat segera rampung sehingga akses yang selama ini menjadi kendala dapat teratasi. Mereka meyakini keberadaan jembatan ini akan mempercepat mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, memudahkan anak-anak menuju sekolah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat yang tercermin dalam pembangunan Jembatan Perintis Garuda menjadi bukti bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat bukan sekadar slogan, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Heriindarto












