banner 325x300
BeritaDaerah

Bukan Sekadar Membangun Jembatan, Babinsa Koramil 421-07/Sidomulyo Menjaga Asa Warga Bandar Dalam

INFOBERITA.ID
5
×

Bukan Sekadar Membangun Jembatan, Babinsa Koramil 421-07/Sidomulyo Menjaga Asa Warga Bandar Dalam

Share this article

Lampung Selatan, INFOBERITA – Di balik pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Bandar Dalam, Kecamatan Sidomulyo, yang sedang dibangun bukan hanya rangkaian beton, besi, dan baja. Lebih dari itu, harapan ratusan warga perlahan mulai diwujudkan melalui hadirnya akses penghubung yang selama bertahun-tahun dinantikan.

Jembatan gantung sepanjang 35 meter dengan lebar 1,2 meter tersebut akan menghubungkan antar dusun dan memberikan manfaat bagi 105 kepala keluarga atau sekitar 310 jiwa. Kehadirannya diyakini akan mempermudah mobilitas warga menuju lahan pertanian, sekolah, maupun aktivitas ekonomi lainnya.

Selama ini, akses masyarakat menjadi salah satu kendala saat beraktivitas, terutama ketika kondisi sungai meningkat akibat hujan. Karena itu, pembangunan Jembatan Perintis Garuda disambut penuh antusias oleh masyarakat yang berharap akses transportasi menjadi lebih aman, cepat, dan nyaman.

Di tengah proses pembangunan itu, sosok Babinsa Koramil 421-07/Sidomulyo, Peltu Andiman, hampir setiap hari terlihat berada di lokasi. Ia tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga aktif membangun komunikasi dengan teknisi, pekerja, dan masyarakat. Kehadirannya menjadi penyemangat sekaligus memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai rencana.

Memasuki Jumat (3/7/2026), progres pembangunan telah mencapai 22,45 persen. Berbagai pekerjaan penting telah diselesaikan, mulai dari pembersihan lokasi, pembongkaran jembatan lama, penggalian pondasi, pemasangan paku bumi, pembuatan bekisting dan perakitan besi, hingga pengecoran pondasi dan abutmen. Saat ini pekerjaan memasuki tahap pengecoran kedudukan angkur sebagai bagian dari konstruksi utama jembatan.

Peltu Andiman mengatakan, pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk selalu hadir di tengah masyarakat serta memastikan setiap program pembangunan berjalan dengan baik.

“Pembangunan ini bukan sekadar membangun jembatan, tetapi juga membangun harapan masyarakat. Kami akan terus mendampingi hingga pekerjaan selesai agar hasilnya benar-benar bermanfaat bagi warga. Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat menjadi modal utama untuk menyelesaikan pembangunan ini dengan baik,” ujar Peltu Andiman.

Tokoh masyarakat Desa Bandar Dalam, Bapak Udin, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan TNI melalui peran aktif Babinsa selama proses pembangunan berlangsung.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Babinsa yang hampir setiap hari berada di lokasi. Beliau selalu memberikan semangat kepada masyarakat dan ikut mengawal pembangunan. Kami berharap jembatan ini segera selesai sehingga aktivitas warga menjadi lebih mudah dan perekonomian desa semakin berkembang,” ungkapnya.

Harapan yang sama juga disampaikan masyarakat Desa Bandar Dalam. Warga berharap pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat selesai tepat waktu sehingga menjadi akses yang aman dan layak digunakan oleh seluruh masyarakat.

Dengan cuaca yang mendukung dan situasi wilayah yang kondusif, pembangunan terus berjalan sesuai tahapan. Sinergi antara TNI, pemerintah, teknisi, pekerja, dan masyarakat menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam membangun desa.

Bagi masyarakat Desa Bandar Dalam, Jembatan Perintis Garuda bukan sekadar infrastruktur yang menghubungkan dua sisi sungai. Lebih dari itu, jembatan ini menjadi simbol hadirnya kepedulian negara melalui kebersamaan TNI dan rakyat. Saat jembatan itu berdiri kokoh nanti, yang terhubung bukan hanya dua wilayah, tetapi juga harapan, kesejahteraan, dan masa depan masyarakat Desa Bandar Dalam.

Heriindarto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *