Lampung Selatan, infoberita – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Bandar Dalam, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan terus menunjukkan progres positif. Hingga Sabtu (18/7/2026), pembangunan jembatan gantung tersebut telah mencapai 76 persen dan ditargetkan segera rampung agar dapat dimanfaatkan masyarakat.
Jembatan sepanjang 35 meter dengan lebar 1,2 meter itu dibangun sebagai akses penghubung antar dusun yang selama ini menjadi jalur utama aktivitas warga. Kehadirannya diharapkan mampu mempermudah mobilitas sekitar 105 kepala keluarga atau 310 jiwa, sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, hingga pelayanan kesehatan.
Saat ini, sejumlah pekerjaan utama telah berhasil diselesaikan, di antaranya pembersihan lokasi, pembongkaran jembatan lama, penggalian pondasi, pengecoran paku bumi, lantai kerja, pondasi abutmen, hingga pengecoran abutmen bagian tengah dan atas. Tahapan berikutnya difokuskan pada pemasangan tiang pilon, angkur, kabel seling jembatan, serta penyelesaian jalan pendekat di kedua sisi jembatan.
Dalam proses pembangunan tersebut, Babinsa Koramil 421-07/Sidomulyo, Peltu Andiman, terus melakukan pendampingan bersama teknisi dan masyarakat. Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama sehingga pekerjaan dapat berjalan sesuai target.

Peltu Andiman mengatakan, pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya di bidang infrastruktur.
“Kami hadir untuk mendampingi dan memastikan pekerjaan berjalan dengan baik. Kebersamaan antara TNI, teknisi, dan masyarakat menjadi modal utama dalam mempercepat pembangunan. Harapan kami, jembatan ini segera selesai sehingga dapat memberikan manfaat besar bagi warga, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kehidupan sehari-hari,” ujar Peltu Andiman.
Sementara itu, Danramil 421-07/Sidomulyo, Kapten Inf Edi Alpian, menegaskan bahwa TNI AD akan terus mendukung pembangunan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat. Kami berharap seluruh proses dapat berjalan lancar hingga selesai tepat waktu, sehingga jembatan ini menjadi sarana yang aman, nyaman, dan mampu meningkatkan konektivitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Bandar Dalam,” kata Kapten Inf Edi Alpian.

Salah seorang warga Desa Bandar Dalam mengaku bersyukur atas pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, selama ini akses antar dusun masih terbatas, terutama saat debit sungai meningkat.
“Kami sangat berterima kasih kepada TNI dan semua pihak yang telah membantu membangun jembatan ini. Semoga pekerjaannya segera selesai sehingga kami tidak lagi kesulitan beraktivitas. Jembatan ini menjadi harapan baru bagi masyarakat untuk memperlancar usaha, anak-anak menuju sekolah, dan aktivitas sehari-hari,” ungkapnya.
Penulis :Heriindarto












