KEPULAUAN MERANTI, INFOBERITA – Wujud nyata kepedulian terhadap kemajuan pendidikan kembali ditunjukkan Pemerintah Desa Mayang Sari Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Propinsi Riau, Pada hari pertama tahun ajaran baru, Kepala Desa Mayang Sari melakukan kunjungan langsung ke SD Negeri 2 Mayang Sari dan PAUD Desa Mayang Sari untuk meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Selasa (15/7/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan MPLS berjalan sesuai dengan ketentuan Kementerian Pendidikan, yaitu ramah anak, edukatif, aman, dan menyenangkan. Kehadiran Kepala Desa disambut hangat oleh kepala sekolah, dewan guru, tenaga pendidik PAUD, komite sekolah, serta para orang tua yang mengantar putra-putri mereka pada hari pertama sekolah.
Dalam peninjauannya, Kepala Desa menyaksikan secara langsung berbagai aktivitas pengenalan lingkungan sekolah yang telah dipersiapkan oleh pihak sekolah. Mulai dari penyambutan peserta didik baru, perkenalan guru, pengenalan ruang belajar, perpustakaan, Unit Kesehatan Sekolah (UKS), tata tertib sekolah, hingga berbagai permainan edukatif yang bertujuan membangun rasa percaya diri dan semangat belajar anak.
Khusus di PAUD Desa Mayang Sari, suasana tampak penuh keceriaan. Anak-anak mengikuti kegiatan bernyanyi bersama, bermain gim motorik, mengenal teman-teman baru, serta berinteraksi dengan para guru melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan. Sementara di SD Negeri 2 Mayang Sari, siswa kelas I diajak berkeliling mengenal lingkungan sekolah agar mereka merasa nyaman saat memulai proses belajar.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Mayang Sari menegaskan bahwa proses transisi dari PAUD menuju Sekolah Dasar harus dilaksanakan secara bertahap dan menyenangkan agar anak-anak tidak mengalami tekanan psikologis pada masa awal sekolah.
“Hari-hari pertama di sekolah harus diisi dengan kegembiraan. Kita ingin anak-anak merasa bahwa sekolah adalah tempat yang aman, nyaman, menyenangkan, dan penuh teman baru, bukan tempat yang menakutkan. Dengan suasana yang positif, anak-anak akan lebih mudah beradaptasi dan tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri,” ujar Kepala Desa.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik di PAUD Desa Mayang Sari dan SD Negeri 2 Mayang Sari yang telah menyusun program MPLS secara kreatif, edukatif, serta bebas dari praktik perpeloncoan. Menurutnya, kegiatan MPLS merupakan langkah awal yang sangat menentukan keberhasilan proses belajar peserta didik di masa mendatang.
Selain memberikan motivasi kepada para siswa, Kepala Desa juga berdialog dengan para guru dan orang tua murid. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa keberhasilan pendidikan tidak dapat dibebankan hanya kepada pihak sekolah, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.
Ia menekankan beberapa pesan penting, di antaranya bahwa pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama antara orang tua, guru, pemerintah, dan masyarakat. Orang tua diharapkan terus mendampingi proses belajar anak di rumah, membangun komunikasi yang baik dengan pihak sekolah, serta memberikan teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, pada jenjang PAUD dan Sekolah Dasar, pembentukan karakter harus menjadi prioritas utama. Nilai-nilai seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, sopan santun, kepedulian, dan kemandirian harus ditanamkan sejak usia dini sebagai bekal menghadapi perkembangan zaman.
Sebagai bentuk komitmen terhadap dunia pendidikan, Pemerintah Desa Mayang Sari akan terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui berbagai program pembangunan, termasuk peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, dukungan terhadap kegiatan belajar mengajar, serta sinergi dengan seluruh lembaga pendidikan yang ada di desa.
Kepala Desa berharap seluruh pihak dapat terus menjaga semangat kolaborasi demi menciptakan generasi penerus yang unggul, berkarakter, sehat, cerdas, dan memiliki daya saing.
Suasana hangat dan penuh semangat terlihat sepanjang pelaksanaan MPLS. Tawa ceria para siswa baru menjadi gambaran bahwa proses pengenalan lingkungan sekolah berlangsung sesuai harapan. Para guru dengan penuh kesabaran membimbing anak-anak agar mengenal lingkungan belajar mereka tanpa rasa takut maupun canggung.
Melalui perhatian dan dukungan langsung dari Pemerintah Desa Mayang Sari, pelaksanaan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 diharapkan menjadi pondasi yang kuat bagi tumbuhnya generasi muda Desa Mayang Sari yang berakhlak mulia, berprestas mewujudkan cita-cita mereka di masa depan.
Ambrizal












