Lampung Selatan, INFOBERITA – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang melintasi Sungai Way Galih di Desa Bandar Dalam, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga Rabu (15/7/2026), progres pembangunan jembatan gantung tersebut telah mencapai 63,45 persen, berkat sinergi antara TNI, teknisi, dan masyarakat yang terus bergotong royong di lapangan.
Jembatan sepanjang 35 meter dengan lebar 1,2 meter itu dibangun sebagai akses penghubung antar dusun dan nantinya akan memberikan manfaat bagi 105 kepala keluarga atau sekitar 310 jiwa. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas ekonomi, mempermudah akses pendidikan, serta meningkatkan kesejahteraan warga.
Berbagai tahapan pekerjaan telah berhasil diselesaikan, mulai dari pembersihan lokasi, pembongkaran jembatan lama, penggalian pondasi, pemasangan paku bumi, pengecoran pondasi dan abutmen, hingga penyelesaian struktur utama. Saat ini, pekerjaan difokuskan pada pemasangan tiang pilon, angkur, kabel seling jembatan gantung, serta penyelesaian akses jalan di kedua sisi jembatan.
Di balik kemajuan pembangunan tersebut, Babinsa Desa Bandar Dalam Koramil 421-07/Sidomulyo, Kodim 0421/Lampung Selatan, Peltu Andiman, terus menunjukkan peran aktifnya dalam mendampingi masyarakat. Tidak hanya melakukan pembinaan teritorial, ia juga menjadi penggerak semangat gotong royong, memberikan motivasi, serta memastikan pekerjaan berjalan aman, tertib, dan sesuai target.

Peltu Andiman mengatakan, pembangunan Jembatan Garuda merupakan bukti nyata bahwa kebersamaan antara TNI dan masyarakat mampu menghadirkan solusi bagi kebutuhan warga.
“Kami akan terus hadir mendampingi masyarakat hingga pembangunan ini selesai. Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan. Harapan kami, jembatan ini segera dapat dimanfaatkan sehingga aktivitas masyarakat menjadi lebih mudah, aman, dan lancar,” ujar Peltu Andiman.
Tokoh masyarakat Desa Bandar Dalam, Jahri, mengapresiasi kepedulian Babinsa yang selalu hadir di tengah masyarakat sejak awal pembangunan dimulai.
“Pak Babinsa tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga menjadi penyemangat bagi warga. Beliau selalu hadir di lokasi, mengajak masyarakat tetap kompak dan bergotong royong. Kehadiran beliau membuat kami semakin optimistis pembangunan jembatan ini akan selesai sesuai harapan,” kata Jahri.
Harapan besar juga disampaikan warga Desa Bandar Dalam. Mereka berharap pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat segera rampung sehingga akses yang selama ini menjadi kendala, terutama saat musim hujan, dapat teratasi.
“Kami sangat bersyukur pembangunan ini terus berjalan. Semoga jembatan segera selesai agar anak-anak lebih mudah berangkat ke sekolah, petani lancar membawa hasil panen, dan aktivitas masyarakat menjadi lebih aman. Terima kasih kepada TNI, khususnya Babinsa Peltu Andiman, yang selalu mendampingi dan memberikan semangat kepada kami,” ungkap salah seorang warga.
Pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI AD dalam memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kebersamaan dan semangat gotong royong yang terus terjaga, pembangunan Jembatan Perintis Garuda diharapkan dapat selesai sesuai target dan menjadi infrastruktur yang mampu meningkatkan konektivitas serta kesejahteraan masyarakat Desa Bandar Dalam
Heriindarto












