banner 325x300
BeritaDaerah

Jalan Lintas Rengat–Tembilahan KM 23 Kuala Mulya Rusak Parah, Warga Minta Perhatian Pemerintah

INFOBERITA.ID
3
×

Jalan Lintas Rengat–Tembilahan KM 23 Kuala Mulya Rusak Parah, Warga Minta Perhatian Pemerintah

Share this article

INDRAGIRI HULU, RIAU, INFOBERITA — Kondisi Jalan Lintas Rengat–Tembilahan di sekitar Kilometer 23, Desa Kuala Mulya, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, kembali menjadi sorotan. Ruas jalan yang menjadi salah satu akses penghubung masyarakat dan distribusi barang tersebut dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah. Selasa (25/08/2026)

Berdasarkan kondisi yang terlihat di lokasi, permukaan jalan pada sejumlah bagian belum memiliki lapisan aspal yang memadai. Badan jalan tampak berupa material tanah dan batu, dengan permukaan yang tidak rata serta sejumlah bagian mengalami penurunan. Kondisi tersebut semakin menyulitkan pengguna jalan, terutama kendaraan roda empat dan kendaraan bermuatan.

Foto kondisi lokasi yang digunakan dalam laporan ini memperlihatkan badan jalan yang masih berupa jalan berbatu dan tidak rata. Di sisi jalan terdapat saluran air/aliran sungai, sementara bagian badan jalan terlihat memiliki perbedaan ketinggian sehingga kendaraan harus melintas dengan ekstra hati-hati.

Menurut keterangan masyarakat setempat, kondisi kerusakan di kawasan tersebut telah berlangsung dalam waktu yang cukup lama. Penanganan berupa penimbunan atau pengerasan jalan disebut telah beberapa kali dilakukan, namun kerusakan kembali terjadi sehingga masyarakat berharap pemerintah melakukan penanganan yang lebih permanen melalui peningkatan kualitas badan jalan dan pengaspalan.

“Jalan sudah beberapa kali ditimbun, tetapi kembali rusak. Kami berharap jangan hanya ditimbun, tetapi dilakukan perbaikan secara permanen,” demikian keterangan warga yang perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pemerintah dan instansi terkait. Selasa (25/08/2026)

Keluhan mengenai kondisi ruas Rengat–Tembilahan bukan persoalan baru. Pada 2023, Pemerintah Provinsi Riau menyebut ruas jalan di kawasan Kuala Cenaku hingga perbatasan Indragiri Hilir pernah berada dalam kondisi belum fungsional dan membutuhkan pengerasan pada titik-titik kerusakan parah.

Pemerintah Provinsi Riau juga telah beberapa kali melakukan penanganan pada ruas Rengat–Tembilahan. Pada 2024, Pemprov Riau menyatakan perbaikan dilakukan di sejumlah ruas Rengat–Kuala Cenaku dan Kuala Cenaku–Rumbai Jaya, termasuk pekerjaan pada ruas Rengat–Tembilahan.

Persoalan kondisi jalan di Kecamatan Kuala Cenaku kembali mencuat pada 2025. Bahu Jalan Lintas Rengat–Tembilahan sepanjang sekitar 40 meter dilaporkan mengalami keretakan dan terancam longsor ke arah Sungai Indragiri. Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau kemudian Bisa melakukan penanganan untuk mencegah kerusakan semakin parah.

Kondisi jalan yang tidak rata, berlubang, mengalami penurunan, serta memiliki perbedaan ketinggian antara sisi badan jalan membuat pengguna kendaraan harus meningkatkan kewaspadaan.

Menurut keterangan sejumlah masyarakat, dalam beberapa tahun terakhir kendaraan yang melintas di jalur tersebut tidak jarang mengalami kesulitan ketika melewati titik-titik jalan yang rusak. Bahkan terdapat klaim dari warga mengenai kendaraan yang pernah mengalami kecelakaan atau terperosok akibat kondisi jalan. Namun, jumlah pasti kendaraan yang mengalami kecelakaan belum dapat dipastikan tanpa data resmi dari kepolisian atau instansi terkait.
informasi dari warga kuala Mulya mengenai “puluhan kendaraan tumbang” sehingga sudah kurang layak menjadi jalan cukup berbaya apabila pengendara tidak hati hati.

Masyarakat Desa Kuala Mulya berharap pemerintah daerah maupun Pemerintah Provinsi Riau dapat memberikan perhatian lebih serius terhadap kondisi Jalan Lintas Rengat–Tembilahan, khususnya titik kerusakan di sekitar KM 23.

Penimbunan dan pengerasan sementara dinilai hanya menjadi solusi jangka pendek apabila tidak diikuti dengan peningkatan struktur jalan serta pengaspalan yang sesuai dengan kondisi dan beban kendaraan yang melintas.

Jalan tersebut memiliki fungsi penting bagi mobilitas masyarakat serta arus transportasi antara wilayah Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir. Karena itu, kondisi jalan yang rusak tidak hanya menyangkut kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga berkaitan dengan keselamatan dan kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.

Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan pemeriksaan teknis terhadap titik kerusakan di KM 23 Desa Kuala Mulya dan memberikan kepastian mengenai rencana serta jadwal penanganannya.

Hingga berita ini ditulis, diperlukan Perhatian langsung dari Dinas PUPR Provinsi Riau, pemerintah Kecamatan Kuala Cenaku, Pemerintah Desa Kuala Mulya, serta pihak kepolisian terkait status penanganan terbaru jalan tersebut dan data kecelakaan yang terjadi di lokasi.

Catatan redaksi: Informasi mengenai riwayat penimbunan, lamanya kerusakan, serta kendaraan yang mengalami kecelakaan berdasarkan keterangan masyarakat sudah melalui wawancara langsung, dokumentasi lapangan, data Kecelakaan, dan keterangan resmi instansi berwenang sebelum dipublikasikan sebagai fakta definitif.

M Syariful

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *