LAMPUNG SELATAN (IB) – Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali diwujudkan melalui pembangunan Jembatan Perintis Garuda di atas Sungai Way Tuba, Desa Purwosari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Pembangunan jembatan ini menjadi harapan baru bagi ribuan warga yang selama ini mendambakan akses penghubung yang lebih aman dan mudah antara Desa Purwosari dan Desa Rulung Mulya, Kamis (11/6/2026).
Jembatan dengan panjang 18 meter dan lebar 2 meter tersebut dirancang untuk mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperlancar aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan. Kehadiran jembatan ini nantinya akan memberikan manfaat langsung bagi 934 Kepala Keluarga atau sekitar 7.949 jiwa yang berada di wilayah sekitar.
Pada tahap pekerjaan yang dilaksanakan hari ini, personel TNI bersama masyarakat melaksanakan pembersihan lahan di sekitar lokasi pembangunan, pembersihan badan jalan menuju jembatan guna memperlancar distribusi material, pengiriman logistik berupa batu dan pasir, serta pembuatan bouwplank sebagai bagian dari persiapan konstruksi.
Di lapangan, semangat kebersamaan tampak begitu kuat. Warga secara sukarela bergabung dengan personel TNI untuk membantu berbagai pekerjaan yang dilakukan. Kehadiran Babinsa Desa Purwosari, Serda Ahmad Anuar, menjadi motor penggerak yang terus membangun komunikasi dan semangat gotong royong bersama masyarakat.
Danramil 421-06/Natar, Kapten Inf Rudi Teguh Prasetyo, mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat serta bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Jembatan ini bukan sekadar sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi penghubung harapan masyarakat untuk memperoleh akses yang lebih baik. Kami sangat mengapresiasi semangat gotong royong warga yang begitu tinggi. Dengan kebersamaan seperti ini, kami optimistis pembangunan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” ujar Kapten Inf Rudi Teguh Prasetyo.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena mampu membuka akses ekonomi, pendidikan, dan pelayanan sosial yang lebih mudah.
Sementara itu, Babinsa Desa Purwosari, Sertu Ahmad Anuar, terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menyukseskan pembangunan jembatan tersebut.

Selama pelaksanaan kegiatan, kondisi cuaca terpantau cerah dan seluruh pekerjaan berjalan dengan aman, tertib, serta lancar. Tidak terdapat hal menonjol yang menghambat jalannya pembangunan.
Ke depan, Jembatan Perintis Garuda diharapkan menjadi infrastruktur strategis yang mampu memperkuat konektivitas antarwilayah, mempercepat pertumbuhan ekonomi desa, sekaligus menjadi simbol kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun daerah.
(Heriindarto952)












