LAMPUNG, INFOBERITA —Di hamparan sawah yang membentang hijau di Desa Kalisari Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan, pagi itu bukan sekadar awal hari bagi para petani, di pematang sawah yang basah oleh embun, harapan sedang disemai—harapan akan panen yang baik, harapan akan ketahanan pangan, dan harapan akan masa depan negeri yang tumbuh dari tanah Desa.
Harapan itu terlihat nyata saat Babinsa Koramil 421-06/Natar, Kodim 0421/Lamsel, Sertu Heri Indarto, turun langsung ke sawah membantu petani melakukan mendawot atau menyiapkan bibit padi, dengan seragam loreng yang menyatu dengan lumpur sawah, Babinsa berdiri sejajar dengan petani, bekerja dalam semangat kebersamaan dan gotong royong, Jum’at (02/01/2026).
Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pertanian bukan hanya sebatas bantuan tenaga, melainkan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, dari Desa, dari sawah, ketahanan pangan nasional dijaga dan dirawat.
“Kami hadir untuk mendampingi dan membantu petani, apa yang kami lakukan ini adalah bagian dari pengabdian TNI kepada rakyat, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Sertu Heri Indarto di sela-sela kegiatan.
Ia menegaskan bahwa Babinsa akan terus mendorong dan mendukung para petani agar tetap semangat mengolah lahan, karena sektor pertanian merupakan tulang punggung kehidupan masyarakat sekaligus fondasi kekuatan bangsa.
Kegiatan mendawot bibit padi tersebut dilakukan di lahan milik Bapak Walidi, salah seorang petani binaan, Ia mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa yang turut bekerja langsung di sawah.
“Kami sebagai petani merasa sangat terbantu dan bangga, Babinsa mau turun langsung ke sawah, ikut bekerja bersama kami. Ini menambah semangat kami untuk bertani dan berharap hasil panen nanti bisa lebih baik,” ungkap Walidi.
Menurutnya, perhatian dan pendampingan dari TNI memberikan rasa aman sekaligus keyakinan bahwa petani tidak berjalan sendiri dalam menjaga ketersediaan pangan.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan oleh Danramil 421-06/Natar, Kapten Inf Rudi Teguh Prasetyo, ia menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam membantu petani merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Babinsa adalah ujung tombak TNI di wilayah. Pendampingan kepada petani, termasuk membantu mendawot bibit padi, adalah bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, dari sawah inilah kekuatan bangsa dibangun,” tegas Kapten Inf Rudi Teguh Prasetyo.
Ia berharap sinergi antara TNI, petani, dan pemerintah daerah dapat terus terjalin dengan baik, sehingga sektor pertanian semakin kuat dan berkelanjutan.

Di pematang sawah itu, langkah Babinsa dan petani berpadu, Lumpur bukan penghalang, terik matahari bukan rintangan, setiap bibit padi yang disemai bukan sekadar tanaman, melainkan simbol doa dan harapan—agar negeri ini tetap berdiri kokoh, berdaulat pangan, dan sejahtera.
Dari Desa, dari tangan petani, dan dari pengabdian Babinsa, harapan itu terus tumbuh, menyemai padi hari ini, menjaga Indonesia esok hari.
(Heriindarto952)












