banner 325x300
Hukum

Terkait Anggaran Publikasi, LPI Tuding KPU Lamsel Praktik KKN

153
×

Terkait Anggaran Publikasi, LPI Tuding KPU Lamsel Praktik KKN

Share this article

KALIANDA – Dugaan manipulasi anggaran publiksasi yang dilakukan KPU Lampung Selatan (Lamsel) memantik sorotan khusus dari Liga Pemuda Indonesia (LPI) Lampung.

Menurut salah satu Organisasi Kepemudaan (OKP) terbesar di Provinsi Lampung ini, dengan kronologis yang ada, maka dapat terindikasi pihak KPU Lamsel melakukan praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

“Bagaimana tidak, anggaran yang seharusnya dibuat kerjasama iklan dengan media masa, kemudian tidak direalisasikan oleh pihak KPU. Ini jelas ada indikasi tidak baik,” Ketus Ketua LPI Lampung, Lamen Hendra Saputra, kepada Awak Media, Sabtu (30/8/2020).

Menganalisa dari runutan soal, Lamen menilai hal tersebut adalah bukti ketidakbecusan Sekretariat KPU Lamsel dalam hal pelaksanaan teknis.

“Sebab, acuan teknis dalam pelaksanaan tahapan Pilkada tidak menutup kemungkinan sama. Antara kabupaten yang menggelar Pilkada. Maka dari itu, lucu jika di kabupaten lain dilaksanakan kerjasama publikasi dalam bentuk iklan, kemudian di Lamsel justru tidak. Lalu anggarannya dikemanakan ?,” Tegas Lamen seraya mempertanyakan.

Diberitakan sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung Selatan (Lamsel) diduga manipulasi anggaran publikasi tahapan Pilkada di tahun 2020.

Pasalnya, dalam tahapan pengumuman syarat dan ketentuan pencalonan Bupati dan Wakil Bupati, semestinya, di publikasikan di media massa dengan menggunakan pos anggaran publikasi. Seperti yang dilakukan sekretariat KPU lainnya di provinsi Lampung.

Namun sayangnya, KPU Lamsel justru mempublikasikan pengumuman tersebut tanpa adanya komunikasi jelas dengan media yang ada di Kabupaten Khagom Mufakat.

Bahkan, bahan pengumuman tersebut hanya dikirimkan melalui chat whatsapp pribadi ke beberapa wartawan dan kabiro media masa yang aktif melakukan peliputan politik di Lamsel. (Doy/Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *