BOJONEGORO – Hidup dan dibesarkan di Desa membuat Rizky Novitasari Suherman, Fresh graduate S1 Profesi Ners tahun 2020 STIKES Hang Tuah Surabaya ini percaya bahwa tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, jika Allah sudah berkehendak.
Iya, perempuan yang bertempat tinggal di RT/RW 013/002 Desa Buntalan, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur ini pernah menjadi perwakilan mahasiswa program Studi Sarjana untuk partisipasi kegiatan Academic Exchange bersama teman dan dosen ke Thailand.
Riris, sapaan akrabnya saat di temui infoberita.id, Sabtu (19/12/2020), bercerita banyak hal tentang perjalanan lika liku kehidupannya. Riris dari kecil dibesarkan dan mengenyam pendidikan SD hingga SMA di Bojonegoro.
Setelah lulus SMA, ia pernah mencoba mendaftar di beberapa Instansi dan beberapa Universitas favorit namun belum rejekinya. “Jadi, saya sempat kaum rebahaan dirumah dan sempat mengikuti kursus English Conversation untuk mengisi waktu luang sebelum kuliah,” katanya.
Lanjut Riris, ia tidak pernah menyerah dalam mengejar impiannya. Dan akhirnya ia diterima menjadi mahasiswa Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya. Guna untuk mengasah skill dan keilumaanya saat kuliah Riris mengikuti UKM Nursing English Community dan Kesehatan Matra Laut.
Waktu silih berjalan sampai dengan Riris menjadi bagian dari anggota Budies untuk Academic Exchange saat adanya mahasiswa pertukaran pelajar dari Srimahasarakham Nursing College, Thailand di STIKES Hang Tuah Surabaya.
“Saya termotivasi untuk belajar mempraktikkan percakapan bahasa Inggris dengan mahasiswa Thailand selama kegiatan di Surabaya. Mencoba untuk tetap percaya diri walaupun terkadang juga masih buka google translate yang penting tetap berusaha berproses,” tuturnya sambil tersenyum sumringah.
Perempuan yang hobi menyanyi ini menambahkan, saat jadi mahasiswa semester 7, yang kita semua tau itu merupakan fase untuk menjalankan proposal skripsi, ternyata ia juga mengikuti seleksi untuk perwakilan mahasiswa ke Thailand.
“Alhamdulillah Allah SWT memberi kesempatan lolos dan berangkat. Dan Saya selalu bersyukur kepada Allah SWT karena selau di berikan kelancaran disemua proses proposal skripsi walau berbarengan dengan adanya persiapan untuk kegiatan Exchange tersebut,” ungkapnya.
Fresh graduate S1 Profesi Ners tahun 2020 STIKES Hang Tuah Surabaya juga mengungkapkan, bahwasanya ia belajar banyak sekali ketika di Thailand tentang proses Keperawatan yang ada dibeberapa Rumah Sakit, budaya dan tradisi masyarakat di Thailand.
“Saya salut sekali dengan orang di Thailand. Dimana sangat menghargai orang yang baru dikenal sekalipun, sikap toleransi yang begitu tinggi walaupun kami beda kepercayaan,” jelasnya.
Menurutnya, Allah selalu kasih kesempatan yang luar biasa, perempuan dari Desa main ke Selecta (Taman bunga di Malang) saja tidak pernah, malah sama Allah dikasih kesempatan buat lihat taman bunga di Thailand yang super cantik pada saat berkunjung ke ChiangMai. Lokasi wisata yang di pegunungan dan mempunyai view pagodanya.
Riris juga menuturkan, jika ridho dan doa orang tua itu sangat penting. Bahkan, apapun yang sudah kita lalui di masalalu, yang terpenting bagaimana kita berposes dan mengembangkan diri lebih baik kedepannya dan yakin bahwa Allah menghendaki apa yang dikehendaki pasti hari baik itu juga akan tiba.
“Semoga kita semua bisa mengukir senyum indah kedua orang tua dan keluarga kita dengan cara masing-masing, apapun itu percaya Allah pasti berikan yang terbaik sesuai porsiNya,” harapnya.
Dan yang tau bagaimana kita berposes diri kita sendiri, yang tau batas kekuatan juga diri kita sendiri. Jadi yakin pada diri sendiri. Insya Allah pasti akan diberikan yang terbaik untuk kita. “Let it flow, improve and believe in yourself if you can,” pesannya. (Am)












