banner 325x300
Pendidikan

Cerita Aliya Nur Azizah, Dari Mahasiswa Berprestasi Hingga Suka Nonton Drama Korea

382
×

Cerita Aliya Nur Azizah, Dari Mahasiswa Berprestasi Hingga Suka Nonton Drama Korea

Share this article

BOJONEGORO – Jauh dari Bapak dan Ibu tidak menyurutkan semangat Aliya Nur Azizah untuk selalu berprestasi. Bahkan, rasa percaya diri terpancar dari wajah Aliya Nur Azizah saat ditemui infoberita.id, Jumat (22/1/2021). Dia adalah peraih Best Health Science Research dan Juara Program Studi D3 Kebidanan STIKES Icsada Bojonegoro.

Aliya, merupakan buah cinta dari pasangan Purnomo dan Juanah. Dan ternyata, ia sudah sejak umur 11 tahun ikut tinggal neneknya di Dukuh Grasak, Desa Papringan Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro. Sedangkan, orang tuanya bertempat tinggal di Jalan Rambutan No.262 RT/RW 05/03 Agung Mulya Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimatan Tengah.

Menurut Aliya, jauh dari orang tua membuat dirinya lebih semangat dan tertantang untuk membuktikan kalau dirinya itu bisa. “Walaupun jauh, tapi doa sama support Abah dan Mamak tetap sampai kog,” ucapnya.

Aliya mengatakan, sebenarnya tidak ada tips agar untuk berprestasi. Tidak ada yang istimewa, biasa saja seperti yang lain. Sering main-main seperti yang lain. Belajarnya juga sistem kebut semalam (SKS). Iya, intinya mengikuti alur saja. Terpenting kita itu harus terpacu untuk selalu berproses dan bermanfaat pada sekitar.

“Wong, saya biasanya belajar itu nunggu suasana sepi, soalnya cara belajarku yang sistem kebut semalam tidak patut ditiru, hehe… Gini saja, jangan contekan, kalaupun mau contekan ya nyari yang berkualitas,” ujarnya.

Mahasiswa alih jenjang S1 Program Studi Kebidanan Universitas Kusuma Husada Surakarta manambahkan, walau dirinya masih menjadi beban orang tua. Ia bermimpi dan bercita-cita untuk selalu membahagiakan orangtuanya.

“Pokognya sekarang mau fokus kuliah. Setelah itu ambil profesi, baru pulang ke Sampit. Cari kerja disana, biar tidak menjadi beban Abah dan Mamak terus,” ungkapnya.

Aliya termasuk perempuan yang murah senyum dan mudah bergaul. Dalam mengisi rebahannya, ia suka berimajinasi lewat menggambar dan nonton drama Korea. Karena menurutnya, dari menggambar dan menonton bisa memberi manfaat bagi tumbuh kembang manusia. Tapi, hobi akan memiliki nilai tambah jika bisa memberikan keuntungan.

Namun yang terpenting menurut Aliya adalah keseriusan setiap orang untuk berani memulai. Iya, memulai apapun itu. Dan penikmat drakor dapat meningkatkan hobi mereka menjadi sesuatu yang lebih bermakna. “Pada akhirnya ngedrakor juga bisa bikin makin produktif dan inovatif”, tandasnya. (Am)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *