BOJONEGORO – Shofi Chofiatun Nisa’, mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Sunan Giri Bojonegoro, mengisi waktu pandemi ini dengan cara unik.
Iya, perempuan warga Jl. Lettu Jupri Rt.10 Rw. 01 Kalianyar, Kapas, Bojonegoro ini mendongeng dengan menggunakan boneka untuk proses pembelajaran kepada peserta privat bimbingan belajarnya lebih menarik dan semangat penuh ceria canda tawa.
Shofi, mengungkapkan berawal saat pandemi datang, hanya berdiam dirumah. Akhirnya, biasanya kegitan belajar privat ke rumah anak-anak karena adanya pandemi sistem belajar berhenti total.
“Maka dari itu, saya terinspirasi pengen bikin vidio pembelajaran yang menarik dan bisa dilakukan secara langsung atau pun virtual, lalu belajar mendongeng sejak awal maret,” katanya.
Menurut Shofi, dengan mendongeng itu kita bisa bercerita. Bahkan mendongeng juga merupakan salah satu metode terbaik untuk menanamkan nilai-nilai, khususnya pada anak-anak.
Bahkan, hingga pada saat sekolah lockdown, teman-teman yang berprofesi guru juga request minta dibuatkan vidio materi dengan sistem mendongeng.
“Tema yang diminta rata-rata itu perihal fabel kehidupan, yang dapat menanamkan karakter anak,” ungkap Shofi saat ditemui infoberita.id, Rabu (23/12/2020).
Tidak hanya mendongeng saja, Shofi merupakan perempuan yang aktif berorganisasi diantaranya di PMII, HMP PGMI, WCD Bojonegoro, Gusdurian Bojonegoro, dan Kelas Inspirasi Bojonegoro.
“Kalau pagi membantu jualan nasi bungkus di depan RSUD Bojonegoro. Dan setelah itu baru berangkat menjadi mentor bimbingan belajar kepada anak-anak di Rainbow Kids Bojonegoro,” ujarnya.
Dia berharap, melalui mendongeng, kelak dirinya bisa mengajarkan pendidikan karakter dengan cara yang menyenangkan dan tidak membosankan kepada anak-anak ataupun peserta didiknya. (Am)












